PojokBogor.Id - Jagung bakar hampir selalu menjadi ikon kuliner wajib saat liburan Tahun Baru di Puncak Bogor.

Udara dingin, suasana malam yang ramai, dan aroma jagung bakar di pinggir jalan membuat makanan sederhana ini terasa istimewa bagi wisatawan.

Namun, seiring membludaknya pengunjung saat pergantian tahun, harga jagung bakar dan kuliner hangat di Puncak Bogor kerap mengalami kenaikan.

Baca Juga: Tak Lagi Gelap dan Rawan Begal, Jalan Bomang Bogor Kini Dipasangi 316 Titik PJU

Tak sedikit wisatawan yang penasaran, apakah harga tersebut masih tergolong wajar atau justru terlalu mahal.

Berikut gambaran kisaran harga jagung bakar dan kuliner favorit di Puncak Bogor saat Tahun Baru 2025/2026, berdasarkan kondisi yang umum ditemui di lapangan.


Kisaran Harga Jagung Bakar di Puncak Saat Tahun Baru

Saat hari biasa, harga jagung bakar di kawasan Puncak relatif terjangkau. Namun memasuki libur Natal dan Tahun Baru, situasinya berubah.

Secara umum, kisaran harga jagung bakar saat Tahun Baru:

  • Jagung bakar polos: naik dibanding hari biasa

Baca Juga: Telan Anggaran Hingga Rp342 Juta, JPO Paledang Bogor Siap Segera Dibongkar!

  • Jagung bakar dengan olesan bumbu atau keju: lebih mahal

  • Jagung bakar ukuran besar: harga menyesuaikan permintaan

Perbedaan harga juga dipengaruhi oleh lokasi. Penjual di titik ramai wisatawan atau dekat area parkir cenderung memasang harga lebih tinggi dibanding area yang lebih sepi.


Perbedaan Harga di Pinggir Jalan dan Area Wisata

Wisatawan sering menemukan perbedaan harga jagung bakar di beberapa titik Puncak.

Di pinggir jalan utama, harga bisa lebih mahal karena tingginya permintaan dan kondisi macet yang membuat pembeli sulit mencari alternatif.

Sementara itu, di area yang sedikit masuk ke dalam atau dekat permukiman, harga jagung bakar relatif lebih bersahabat.

Namun wisatawan perlu mempertimbangkan akses dan waktu tempuh, terutama saat lalu lintas padat.


Harga Minuman Hangat Pendamping Jagung Bakar

Selain jagung bakar, minuman hangat menjadi pasangan yang tak terpisahkan saat malam Tahun Baru di Puncak.

Beberapa minuman favorit wisatawan antara lain:

  • Bandrek

  • Wedang jahe

Baca Juga: Telan Anggaran Hingga Rp342 Juta, JPO Paledang Bogor Siap Segera Dibongkar!

  • Kopi hitam dan kopi susu

  • Susu jahe atau cokelat panas

Harga minuman hangat saat Tahun Baru umumnya ikut naik, terutama pada malam puncak pergantian tahun, ketika suhu semakin dingin dan permintaan meningkat.


Kuliner Sederhana Lain yang Ikut Naik Harga

Tak hanya jagung bakar, beberapa kuliner sederhana lain juga mengalami penyesuaian harga saat Tahun Baru, seperti:

  • Mi instan rebus

  • Pisang bakar

  • Roti bakar

  • Gorengan hangat

Meskipun terlihat murah, pembelian berulang kali bisa membuat total pengeluaran kuliner membengkak tanpa disadari.


Kenapa Harga Jagung Bakar Bisa Naik Saat Tahun Baru?

Ada beberapa faktor yang memengaruhi kenaikan harga jagung bakar dan kuliner hangat di Puncak saat Tahun Baru:

  • Lonjakan wisatawan yang signifikan

  • Cuaca dingin meningkatkan permintaan

  • Jam operasional lebih panjang

Baca Juga: Ribuan Personel di Kota Bogor Siap Amankan Libur Natal dan Tahun Baru

  • Biaya logistik dan bahan baku

Bagi pedagang, momen Tahun Baru menjadi waktu tersibuk sekaligus kesempatan menutup biaya operasional selama hari-hari sepi.


Respons Wisatawan terhadap Harga Kuliner Tahun Baru

Sebagian wisatawan menganggap kenaikan harga masih wajar karena situasi liburan dan cuaca dingin.

Namun ada pula yang merasa kaget karena tidak memperkirakan pengeluaran untuk jajanan sederhana seperti jagung bakar.

Baca Juga: Ribuan Personel di Kota Bogor Siap Amankan Libur Natal dan Tahun Baru

Kondisi ini membuat sebagian wisatawan memilih membawa bekal sendiri, sementara yang lain tetap membeli karena faktor suasana dan kebutuhan menghangatkan tubuh.


Tips Menikmati Kuliner Puncak Tanpa Boros

Agar pengeluaran tetap terkendali, wisatawan bisa menerapkan beberapa tips berikut:

  • Tanyakan harga sebelum membeli

  • Batasi jajan berulang kali

  • Pilih lokasi yang tidak terlalu ramai

  • Bawa minuman hangat dari penginapan

Dengan cara ini, menikmati jagung bakar di Puncak tetap terasa menyenangkan tanpa membuat anggaran liburan jebol.***