POJOKSATU.id, BOGOR - Bakal calon Wali Kota Bogor 2024 - 2029, Dokter Raendi Rayendra langsung gerak cepat (gercep) sejak mendapatkan surat tugas atau rekomendasi tahap I dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).
Surat tugas dari PKB mengamatkan agar Dokter Rayendra meningkatkan elektabilitasnya sebagai bakal calon Wali Kota Bogor.
Selain itu, Rayendra juga ditugaskan untuk membangun komunikasi politik dalam rangka menjajaki peluang koalisi dengan partai-partai lain.
Rayendra melaksanakan tugas itu dengan mendatangi elit PDIP. Ia menemui Ketua DPD PDIP Jawa Barat Ono Surono,Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Bogor Dadang Iskandar Danubrata, Sekretaris DPC Kota Bogor Atty Somaddikarya dan jajarannya, Rabu 5 Juni 2023.
Dalam pertemuan itu, Rayendra berharap PDIP bersedia berkoalisi dengan PKB dan mengusungnya menjadi calon wali Kota Bogor.
Jika koalisi PKB - PDIP terbentuk, Rayendra bakal mendapatkan 'tiket' untuk maju sebagai calon walikota Bogor.
Baca Juga: Ribuan Pelaku UMKM Kabupaten Bogor tak Miliki Sertifikat Halal
PKB meraih 4 kursi DPRD Kota Bogor pada Pileg 2024. Sedangkan PDIP meraih 6 kursi. Dengan demikian, koalisi PKB - PDIP telah memenuhi syarat untuk mengusung calon kepala daerah.
Sebagaimana diketahui, ambang batas pencalonan kepala daerah sedikitnya 20 persen jumlah kursi DPRD atau 15 persen akumulasi suara sah pemilihan anggota DPRD tidak berlaku bagi partai politik. Hal itu sesuai dengan UU No. 10 Tahun 2016 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Walikota.
Ketua Tim Pemenangan Rayendra, Husnan mengatakan setelah mendapat surat tugas dari PKB yang mengamanatkan untuk melengkapi koalisi, Dokter Rsyendra meningkatkan intensitas komunikasi dengan partai-partai lain, termasuk dengan PDIP.
Baca Juga: Selama 2024, 18 Orang Meninggal Dunia Akibat DBD di Kabupaten Bogor
"PDIP merespon cepat dengan akan mengeluarkan surat tugas kepada Dokter Rayendra sesuai tahapan-tahapan yang telah dilalui," ujar Husnan, Rabu 5 Juni 2024.
Menurut Husnan, dengan terpenuhinya koalisi PKB-PDIP saat ini Dokter Rayendra siap berlayar sebagai calon walikota Bogor.
"Dokter Rayendra akan terus berkomunikasi dengan partai-partai lain untuk memastikan kemenangan sebagai walikota Bogor dalam kontestasi pilkada nanti," tandas Husnan.
Sebelumnya Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Bogor, Dadang Iskandar Danubrata mengatakan Rayendra berpeluang besar mendapatkan surat tugas dari DPP PDIP untuk maju sebagai calon Wali Kota Bogor 2024.
"Mudah-mudahan minggu depan sudah turun. Adapun surat tugasnya meliputi konsolidasi internal partai, kemudian melakukan komunikasi dengan partai-partai lain," jelas Dadang. ***



