POJOKBOGOR.id - Setelah Polresta Bogor Kota menetapkan sejumlah tersangka yang merupakan satu keluarga, atas kasus perusakan pipa milik Perumda Tirta Pakuan di RW10, Kelurahan Pasir Jaya, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor.

Perwakilan warga RW10 Pasir Jaya, Dicky menuturkan, bahwa warga mendukung langkah Polresta Bogor Kota, dalam penanganan kasus pengrusakan pipa Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor.


"Hal itu dikarenakan agar pelayanan air bersih yang dikelola Perumda Tirta Pakuan di Pasir Jaya tidak terganggu kembali. Karena pengurusakan sudah dilakukan beberapa kali," ucap dia.

Baca Juga: Pemkot Bogor Targetkan 10 Pembangunan Sekolah Selesai Akhir Tahun Ini


Sementara itu, Ketua RW10, Adam mengungkap, bahwa para warganya mendukung langkah-langkah yang dilakukan Polresta Bogor Kota, karena warga apabila adanya kebocoran pipa, airnya mengalir kecil.


"Meskipun ada airnya, tapi kecil. Karena itu warga kesal. Warga siap untuk menandatangani dukungan kepala Polresta Bogor Kota. Karena lebih penting, kepentingan warga Pasir Jaya," tuturnya.


Selain itu, Adam menambahkan, mobilitas warga juga terganggu lantaran air bocor membasahi jembatan yang dilintasi motor maupun warga yang berjalan kaki.

Baca Juga: Dua Warga Kota Bogor Terpapar Cacar Monyet, Dedie A Rachim Terinfeksi Dari Keluarga dan Perjalanan Luar Negeri


"Warga juga merasa khawatir apabila melintas di jembatan saat pipa bocor. Semoga tidak lagi terjadi kerusakan pipa dan pelayanan air bersih lebih baik lagi," tukasnya.


Di tempat yang sama, perwakilan RT03, Mei mengatakan, ibu-ibu kesal dengan selalu terganggu pelayanan air bersihnya karena pipa dirusak. Karena untuk kebutuhan rumah tangga, air paling utama.


"Ibu ibu sini berharap tidak ada lagi kerusakan pipa Perumda Tirta Pakuan. Air mudah-mudahan selalu mengalir lancar untuk Pasir Jaya," pungkasnya.