POJOKBOGOR.id - Kebakaran hebat melanda permukiman padat di Gang Kenari, Kelurahan Ranggamekar, Bogor Selatan, Kota Bogor, pada Selasa 21 April 2026.

Tiga rumah yang dihuni enam keluarga habis dilalap api dalam waktu singkat.

Tidak ada korban jiwa, namun dua ibu rumah tangga dilaporkan pingsan akibat syok menyaksikan hunian mereka hangus terbakar.

Api pertama kali muncul dari rumah milik Irianto, salah satu warga setempat.

Kobaran api dengan cepat merambat ke dua rumah lain yang posisinya berdempetan.

Rekaman video amatir yang beredar memperlihatkan betapa cepatnya api membesar hingga memicu kepanikan warga sekitar.

Ketua RT 01/07, Siti Nafita, menyebut kebakaran diduga dipicu oleh perangkat listrik yang ditinggal tanpa pengawasan.

“Awalnya pemilik rumah sedang mengecas HP, lalu ditinggal jemput anak. Saat kembali, api sudah membesar.”

Mendapat laporan kejadian, petugas pemadam kebakaran Kota Bogor langsung mengerahkan enam unit armada dari tiga sektor sekaligus, yakni Sukasari, Yasmin, dan Cibuluh.

Namun, upaya pemadaman sempat terhambat lantaran akses jalan di kawasan Batutulis sedang ditutup, sehingga seluruh armada terpaksa memutar jalur melalui Rancamaya.

Meski terkendala akses, petugas berhasil menjinakkan api sekitar 30 menit setelah tiba di lokasi. Warga bersama petugas kesehatan turut membantu mengevakuasi dua korban yang pingsan ke tempat yang lebih aman.

Akibat peristiwa ini, enam keluarga kehilangan tempat tinggal beserta seluruh harta benda mereka.

Kebakaran di Bogor Selatan ini kembali mengingatkan warga akan bahaya meninggalkan perangkat elektronik dalam kondisi mengisi daya tanpa pengawasan.