POJOKBOGOR.id - Gartawira, yang berarti "kumpulan orang baik yang berliterasi dan berani mengambil keputusan," adalah komunitas literasi di SMP IT Bina Bangsa Sejahtera (BBS) yang melakukan terobosan untuk menggerakkan kegiatan literasi di lingkungan sekolah.

Komunitas ini didirikan dengan prinsip bahwa membaca tidak harus dilakukan di perpustakaan.

Setiap guru di SMP IT BBS diberi tanggung jawab untuk membimbing 10-12 siswa dalam berbagai kegiatan literasi, seperti membaca buku yang sesuai untuk usia SMP, menonton film-film Islami dan inspiratif, belajar menulis, serta kegiatan positif lainnya.

Kegiatan-kegiatan ini dilakukan di berbagai tempat, seperti taman-taman terbuka, perpustakaan daerah, perpustakaan di Jabodetabek, serta rumah siswa atau guru.

Semuanya dilakukan dengan penuh kegembiraan, menekankan bahwa perpustakaan sekolah bukanlah satu-satunya tempat untuk membaca.

Gerakan ini terinspirasi dari sebuah komunitas cinta buku yang kemudian diadaptasi dan dikembangkan di sekolah. Selain sebagai mentor, para guru juga berperan sebagai guru asuh bagi para siswa.

Peluncuran kegiatan Gartawira berlangsung pada hari Jumat, 6 September 2024, dan dihadiri oleh Sekretaris Dinas Pendidikan, Hendres Deddy, Pengawas Pembina SMP BBS, Dede M. Riva, Pengawas Yayasan Bina Bangsa Sejahtera, Ketua Ikatan Pustakawan Indonesia, Edy Suryanto, Yadi Haryadi dari Komunitas Bogor Book Party, perwakilan penerbit akad.id, serta para orang tua siswa SMP IT BBS.

Dalam sambutannya, Hendres Deddy menyatakan bahwa program terobosan yang dilakukan oleh SMP IT BBS ini seharusnya menjadi contoh bagi sekolah lain.

"Kegiatan positif ini harus bisa menyebar dan dicontoh oleh sekolah lain. Dulu, saat saya sekolah, guru memeriksa berapa kali siswa berkunjung ke perpustakaan dengan melihat kartu kunjungan, sedangkan di sini semua guru terlibat sebagai mentor," ujarnya.

Ketua Ikatan Pustakawan Indonesia, Edy Suryanto, juga menyatakan bahwa kegiatan ini sangat luar biasa dan pihaknya siap berkolaborasi untuk mendukung program literasi ini ke depannya.

Ketua Pengawas Yayasan yang mewakili Ketua Pengurus Yayasan menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan hanya sekadar membaca, tetapi juga mendorong siswa untuk memahami isi bacaan dan mampu menceritakan kembali.

Kepala Sekolah SMP IT BBS, Syabar Suwardiman, menyatakan bahwa pihak sekolah akan terus mendukung ide-ide terbaik yang sejalan dengan tujuan pembelajaran, terutama dalam meningkatkan kemampuan literasi siswa sebagai bekal untuk masa depan mereka.

Pada peluncuran perdana Gartawira, terkumpul donasi buku dari berbagai sumber, termasuk 80 buku dari Pusat Perbukuan Kemendikbud, 38 buku dari penerbit akad.id, 14 buku hadiah langsung dari Bogor Book Party dan akad.id, serta 31 buku dari perseorangan. Total buku yang terkumpul mencapai 163 buku.***