POJOKBOGOR.id - Fun Fact! Bakal Pasangan Calon (Paslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bogor, Raendi Rayendra - Eka Maulana, menjadi satu-satunya paslon yang tidak memiliki rekam jejak kegagalan.
Fakta ini benar adanya karena Rayendra dan Eka bukan merupakan kontestan yang gagal dalam Pemilihan Legislatif (Pileg) 2024.
Fun fact ini ramai diperbincangkan oleh netizen Bogor sepanjang Selasa (3/9) setelah salah seorang netizen mengungkapkannya dalam kolom komentar di salah satu video yang diposting oleh Rayendra di akun Instagram-nya.
Diketahui, akun bernama 'gemashroom' menuliskan komentar, "Ini nih paslon yang isinya ga ada caleg gagalnya."
Komentar itu kemudian bersahutan belasan kali dan menuai banyak like.
Ketika diteliti lebih lanjut, komentar yang disuarakan oleh akun 'gemashroom' memang benar adanya.
Sebut saja paslon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Dedie A. Rachim - Jenal Mutaqin.
Pada Pileg 2024, Jenal Mutaqin, yang merupakan caleg petahana dari Partai Gerindra, bertarung di Daerah Pemilihan I Kota Bogor namun tidak mampu mempertahankan keterwakilannya setelah hanya meraih 3.158 suara.
Sementara itu, satu-satunya kursi yang berhasil diraih Gerindra di dapil tersebut justru dimenangkan oleh Pepen Firdaus dengan perolehan 3.466 suara.
Hal serupa terjadi pada paslon Sendi Fardiansyah - Melli Darsa, di mana Melli Darsa, yang tercatat sebagai caleg Partai Golkar untuk DPR RI, gagal mendapatkan tiket ke Senayan setelah hanya meraih 21.874 suara di Dapil III Kota Bogor-Kabupaten Cianjur.
Paslon lainnya, Atang Trisnanto, yang berpasangan dengan Annida Allivia, juga gagal menjadi Senator pada Pileg 2024. Bertarung di dapil yang sama dengan Alfiansyah Komeng, yakni Jawa Barat, Annida hanya mampu meraih 899.370 suara.
Paslon terakhir, Rena Da Frina, berduet dengan Teddy Risandi. Sebagai kader internal PDIP, Teddy yang juga menjabat sebagai Ketua DPD Posko Perjuangan Rakyat Jawa Barat, pernah mencoba peruntungan di Pileg 2019 namun tidak berhasil meraih kursi.
Jika dibandingkan dengan empat paslon lainnya, hanya paslon Rayendra - Eka yang belum pernah mengalami kegagalan sebagai caleg.
Rayendra memiliki latar belakang sebagai dokter spesialis, sementara Eka adalah pengusaha di bidang advertising.***




