POJOKBOGOR.id - Gelombang dukungan untuk Dokter Rayendra jadi Walikota Bogor tak berhenti mengalir.

Giliran seluruh emak-emak yang tergabung Majelis Taklim Al-Fatimiyyah, Kelurahan Kedung Waringin, Kecamatan Tanah Sareal menguatkan sokongan.

Mereka dengan penuh keyakinan memanjatkan doa untuk Dokter Rayendra. Momen khusyuk itu terjadi saat pengajian dan silaturahmi bareng istri Pak Dokter, Fitri Rayendra, Jum'at (26/7/2024).

Doa dipimpin oleh Hj. Neneng Fatimah Zahro selaku Ketua Majelis Taklim. Ia yang juga tokoh agama keturunan leluhur alawiyyin Al Imam Husein R.A meyakini bahwa Kota Bogor butuh sosok pemimpin religius.

Baca Juga: Ketua DPP Gibran Center Dukung Rena Da Frina Maju Pilwakot Bogor

"Dari semua calon walikota, saya beserta keluarga yakin bahwa Dokter Rayendra yang paling bagus. Keyakinan itu terbukti. Hari ini Teh Fitri Rayendra begitu perhatian pada majelis taklim dan hadir langsung di tengah-tengah kita," ujar Hj. Neneng sebelum memimpin doa.

Ia juga kagum, sebab setelah sekian lama, Fitri Rayendra jadi sosok pertama mewakili calon walikota yang mau memberi perhatian langsung dan melebur dengan majelis taklim.

Hj. Neneng menekankan bahwa emak-emak majelis taklim adalah garda terdepan penjaga akhlak generasi.

Hj. Neneng beserta seluruh emak-emak majelis taklim begitu mantap hati memanjatkan doa. Harapan besar mereka amanahkan untuk dokter yang juga sempat mengajar 15 tahun di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta itu.

Baca Juga: Dedie Rachim 'Meminang' Rena Da Frina, Rusli Prihatevy Bereaksi

"Mudah-mudahan apa yang dicita-citakan Pak Dokter dapat terwujud. Untuk apa? Untuk mengayomi masyarakat, insya Allah," ucap Hj. Neneng yang diamini seluruh majelis.

Dokter Rayendra memang dikenal punya latarbelakang keluarga yang sangat dekat dengan Nadhlatul Ulama. Sebelumnya ratusan ulama sepuh dan tokoh agama telah melantangkan dukungan pada Dokter Rayendra.

Apalagi Sang Istri, Fitri Rayendra, merupakan bagian keluarga besar Pondok Pesantren Miftahul Huda Manonjaya yang kondang melahirkan ribuan santri hebat.

Latar belakang itu memperkuat keyakinan ulama dan tokoh agama melantangkan dukungannya.***