BOGOR.POJOKSATU.id - Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menyatakan dukungan penuh terhadap kehadiran dua sekolah baru yang merupakan bagian dari program pendidikan Presiden Prabowo Subianto di Kelurahan Rancamaya, Kecamatan Bogor Selatan.
Kedua sekolah tersebut, yaitu Sekolah Garuda Transformasi dan Sekolah Rakyat, dinilai menjadi langkah strategis dalam memperluas akses serta meningkatkan kualitas pendidikan di Kota Bogor.
“Dalam satu kelurahan, kita memiliki dua sekolah yang termasuk dalam program Presiden Prabowo. Pertama, Sekolah Garuda Transformasi yang diresmikan hari ini, dan tidak jauh dari sini sekitar satu kilometer, kami juga sedang mempersiapkan Sekolah Rakyat,” ujar Dedie.
Dedie menjelaskan, Sekolah Garuda Transformasi merupakan bagian dari program Astacita Presiden Prabowo Subianto, yang mendapat pendampingan langsung dari Kementerian Pendidikan Tinggi (Dikti).
Program ini bertujuan mencetak generasi muda unggul yang mampu berkompetisi di tingkat internasional.
“Kami bersyukur Kota Bogor menjadi salah satu daerah pelaksana program Astacita. Dengan hadirnya sekolah ini, kami berharap akan lahir siswa-siswi berprestasi yang suatu saat bisa menembus perguruan tinggi terbaik di dunia,” tuturnya.
Lebih lanjut, Dedie menguraikan bahwa Sekolah Garuda terbagi menjadi dua jenis, yaitu Sekolah Garuda Baru, yang seluruhnya berbasis beasiswa penuh bagi siswa berprestasi.
Dan Sekolah Garuda Transformasi, yaitu sekolah yang sudah berdiri sebelumnya namun kini diperkuat dengan dukungan dan asistensi dari Kementerian Dikti.
“Untuk Sekolah Garuda Transformasi, skema pendanaannya bersifat campuran antara mandiri dan beasiswa. Jadi, anak-anak dari keluarga dengan keterbatasan ekonomi tetap memiliki peluang untuk belajar di sini selama memenuhi kriteria penerimaan,” jelas Dedie.
Menurutnya, keberadaan dua sekolah ini juga diharapkan dapat menjadi wadah bagi pelajar yang memiliki bakat dan minat di bidang sains serta teknologi, mulai dari tingkat dasar hingga menengah.
Agar mereka bisa terus berkembang menuju jenjang pendidikan tinggi bertaraf global.
Selain fokus pada pembentukan sekolah unggulan, Pemerintah Kota Bogor juga berkomitmen mendukung peningkatan mutu pendidikan melalui program makan siang gratis bagi pelajar.
Dari total target 82 dapur umum yang direncanakan, sebanyak 40 dapur sudah siap beroperasi untuk melayani kebutuhan gizi para siswa.
“Program makan siang gratis ini merupakan bagian dari strategi kami dalam membangun generasi emas Indonesia 2045. Kami ingin memastikan bahwa setiap anak tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga tumbuh sehat dan berdaya saing,” pungkas Dedie.
Kehadiran dua sekolah unggulan di Rancamaya menjadi bukti nyata kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menghadirkan pendidikan berkualitas bagi seluruh lapisan masyarakat.
Pemerintah Kota Bogor berharap langkah ini dapat memperkuat posisi Bogor sebagai kota pendidikan yang progresif dan berorientasi masa depan. ***



.webp)