POJOKBOGOR.id - Ketua DPRD Kota Bogor, Atang Trisnanto, menargetkan 100 persen perekaman KTP untuk pemilih pemula agar dapat terlibat aktif dalam Pemilihan Kepala Daerah atau Pilkada 2024.
"Kami akan dorong Dukcapil agar dapat mencapai target 100 persen perekaman," jelas Ketua DPRD Kota Bogor, Atang Trisnanto.
Dia mengatakan, selain sebagai pemenuhan hak warga negara yang telah berusia 17 tahun dalam hal dokumen kependudukan, hal ini juga memastikan hak pilih mereka pada pilkada mendatang.
Baca Juga: Diskominfo Berikan Makanan Tambahan Bergizi untuk Tekan Stunting
Untuk itu, dirinya mengungkapkan bahwa DPRD Kota Bogor akan melakukan pengawasan ketersediaan blangko di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bogor, agar perekaman data dan pencetakan KTP dapat dilaksanakan.
"Secara pengawasan kami akan terus pantau disdukcapil untuk kesediaan blangko dan lain sebagainya," kata Atang.
Sebab, Pemkot Bogor menargetkan 18.000 pemilih pemula dapat memiliki e-KTP saat hari pencoblosan Pilkada nanti.
"Kami ingin memastikan bahwa seluruh warga negara terutama anak anak yang nantinya punya hak pilih ini diberikan haknya punya KTP sekaligus juga terdata dalam pemilih pilkada," tutup Atang.
Baca Juga: Pj Bupati Bogor harapkan Koperasi jadi Soko Guru Perekonomian Kabupaten Bogor
Di lokasi yang sama, PJ Wali Kota Bogor, Hery Antasari, menyampaikan suksesnya Pilkada dapat dilihat dari tingginya angka partisipasi. Sehingga, ia menginginkan angka partisipasi di Kota Bogor dapat meningkat.
"Melancarkan pilkada ini adalah partisipasi dari para warga Kota Bogor di dalam pemilu itu harus tetap dipertahankan dan kalo bisa naik lebih dari pilpres dsn pileg," ujar Hery.
Hery juga mengingatkan kepada Disdukcapil Kota Bogor, bahwa program perekaman e-KTP bagi pemilih pemula sangat penting dan harus dilaksanakan sampai hari pencoblosan nanti.
Baca Juga: Pengeroyokan di Lapangan Tamansari, Kuasa Hukum Desak Langkah Tegas Pj Bupati Bogor
"Oleh karenanya penting acara hari ini dan ini adalah kick off intuk seluruh para pemilih pemula di sekolah sekolah dan lain sebagainya," tutupnya.


.webp)
