POJOKBOGOR.id - Lapangan Marzoeki Mahdi menjadi pusat kemeriahan saat Dokter Rayendra, calon Wali Kota Bogor nomor urut 5, memberikan sambutan penuh semangat di Festival Salam 5 Jari.

Kampanye akbar ini tak hanya menghadirkan musisi nasional seperti Ello dan Adikara, tetapi juga menjadi ajang penting untuk menyampaikan visi dan misi pasangan calon Dokter Rayendra dan Eka Maulana.

Dalam pidatonya, Dokter Rayendra menegaskan tekadnya untuk selalu dekat dengan masyarakat.

"Insya Allah saya akan selalu ada di tengah masyarakat. Sebagai satu-satunya calon dari profesi dokter, saya ingin warganya sehat dan kotanya glowing. Berobat gratis hanya dengan KTP," ungkapnya, yang langsung disambut tepuk tangan meriah dari ribuan warga yang hadir.

Layanan Kesehatan Gratis dan Ambulans Siaga

Salah satu program unggulan pasangan ini adalah akses kesehatan gratis.

"Insya Allah saya dan Kang Eka tidak mau ada warga yang sakit tapi ditelantarkan. Kami akan siapkan 67 ambulans gratis untuk melayani masyarakat," ujar Dokter Rayendra dengan tegas.

Program ini bertujuan memastikan layanan kesehatan layak untuk semua lapisan masyarakat, terutama yang kurang mampu.

Dukungan untuk Pendidikan dan UMKM

Selain kesehatan, pasangan ini juga berkomitmen membantu pendidikan dan ekonomi warga Bogor.

"Kami akan memberikan biaya pendidikan gratis untuk warga yang kurang mampu. Anak-anak kita juga bisa menjadi pelaku wirausaha UMKM, tidak harus menjadi pegawai," jelasnya, mengajak masyarakat untuk menciptakan peluang kerja mandiri dan memberdayakan ekonomi lokal.

Kemeriahan Festival Salam 5 Jari

Acara yang berlangsung dari pukul 13.00 hingga 17.00 ini tidak hanya menyampaikan visi dan misi, tetapi juga dipenuhi dengan hiburan menarik.

Penampilan musisi papan atas menciptakan suasana hangat dan penuh kebersamaan.

Tak ketinggalan, berbagai stand kuliner khas dan aktivitas keluarga menambah daya tarik festival ini, menjadikannya ajang untuk merayakan keberagaman dan kebersamaan warga Bogor.

Festival Salam 5 Jari tidak hanya menjadi panggung kampanye, tetapi juga simbol persatuan, semangat, dan harapan baru bagi Kota Bogor.***