POJOKBOGOR.id - Dokter Rayendra semakin dikenal sebagai figur yang aktif dalam membangun jembatan toleransi antaragama di Kota Bogor.
Dalam sebuah pertemuan lintas iman yang digelar baru-baru ini, ia mendapat apresiasi dari berbagai komunitas agama, termasuk Gerakan Bogor Toleran.
Gerakan ini terdiri dari umat Katolik, Kristen Protestan, Konghucu, Hindu, Buddha, dan berbagai keyakinan lainnya, yang hadir untuk menunjukkan dukungan mereka.
Adit, Ketua Gerakan Bogor Toleran, menyampaikan bahwa acara ini menjadi momen penting bagi mereka untuk bertemu langsung dengan Dokter Rayendra, yang dinilai komunikatif dan peduli terhadap isu lintas agama.
“Acara hari ini bisa dibilang sebagai langkah awal yang bagus dari Dokter Rayendra dalam membangun dialog lintas iman. Kami sangat menghargai usahanya yang terbuka dalam membangun jembatan toleransi, terutama di kalangan generasi muda,” ujar Adit.
Saat ditanya mengenai peluang Dokter Rayendra maju sebagai calon Wali Kota Bogor, Adit memberikan pandangan positif.
“Kami melihat Dokter Rayendra sebagai sosok yang memiliki integritas. Ia tidak terjebak dalam politik bagi-bagi kekuasaan atau dosa-dosa lama yang seringkali menghalangi kemajuan. Dengan profesionalisme dan semangatnya, kami berharap Dokter Rayendra bisa membawa perubahan yang lebih baik untuk Bogor,” jelas Adit.
Adit juga menegaskan pentingnya keterlibatan lintas agama dalam pemerintahan untuk memastikan keberlanjutan toleransi dan kerukunan di Kota Bogor.
“Bogor sebenarnya sudah baik, namun kami berharap ke depan, agama-agama selain Islam juga bisa lebih dilibatkan dalam berbagai kegiatan pemerintahan, sebagai bagian dari upaya membangun kota yang lebih inklusif dan toleran,” tambahnya.
Dengan dukungan dari komunitas lintas iman, Dokter Rayendra diharapkan dapat terus berperan dalam memperkuat harmoni di antara berbagai golongan masyarakat di Bogor, menjadikan kota ini sebagai contoh keberagaman yang damai dan saling menghormati.***




