POJOKSATU.id, BOGOR - Sedang ramainya fenomena “WAR ticket Coldplay” yang harga per tiketnya dibandrol dengan nominal yang luamayan fantastis, membuat dokter Rayendra angkat bicara.

Founder Rayendra Dermatology dan Aesthetic Center itu mengatakan saat ini fenomena FOMO (Fear of Missing Out) syndrome sedang marak di kalangan anak muda.

Hal itu disampaikan dr Rayendra di sela-sela seminar parentingnya di salah satu Mesjid di daerah Semplak, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor, beberapa waktu lalu.

Pria yang bernama lengkap Raendi Rayendra, SpKK, M.Kes, FINSDV, FAADV itu menjelaskan bahwa FOMO atau yang lebih mudah dipahami dengan istilah “takut ketinggalan jaman” sedang menghantui generasi muda saat ini. Terlebih pada generasi strawberry (generasi kelahiran tahun 1981 kebawah) yang tak jauh dari gadget.

Perasaan cemas yang bisa timbul karena merasa tertinggal karena tidak mengikuti aktivitas tertentu sedang related dengan issue hangat saat ini.

Banyaknya anak generasi strawberry yang terkena penipuan tiket hingga sindrome “perang” untuk mendapat tiket Coldplay mengusik Dokter Rayendra untuk speak up dan meyakinkan anak muda untuk tetap tangguh dan mampu memfilter informasi.

“Masih banyak kegiatan positif yang bisa dilakukan, tuangkan kreatifitasnya ke media lain yang lebih real dan berguna,” tegasnya.

Lebih lanjut, dalam seminar parentingnya yang bertajuk “Menjadi Pendamping Hebat Generasi Strawbery dalam Era Merdeka", Dokter Rayendra menegaskan, calon generasi penerus bangsa harus berjuang dan memiliki jiwa sportivitas yang tinggi.

“Masa depan negara berada di tangan kalian,” ujarnya.

Dirinya berharap bisa lebih mendekat kepada generasi muda Kota Bogor untuk mengais ide ide kreatifnya untuk membangun bersama Kota Bogor.

“Kalau gak dapet tiket konser, gimana kalau kita bikin konser yang bisa mengangkat kearifan lokal Kota Bogor? Ada ide?,” pungkasnya sembari menantang Generasi Muda Bogor untuk ikut memberikan sumbang saran. (*/pojoksatu)