POJOKSATU.id, BOGOR - Dokter Raendi Rayendra atau sering dipanggil Dokter Rayendra memberikan pembekalan kepada siswa siswi SMK Negeri 3, di aula sekolah itu yang berada di Jalan Raya Pajajaran, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor, Senin (22/5/2023).

Dalam agenda yang bertajuk Pelatihan dan Pembekalan Lulusan SMK Negeri 3 itu, Dokter Rayendra memberikan materi betapa pentingnya soft skill dibarengi dengan penampilan yang baik.

Owner Rayendra Dermatology & Aesthetic Center itu mengatakan penampilan yang baik akan menambah nilai plus seseorang, terutama di industri pekerjaan.

BACA JUGA : Harkitnas, Plh Walikota Bandung Ajak Masyarakat Jaga Keutuhan Persatuan dan Kesatuan

"Sesuai bidang saya, penampilan bukan hanya cara kita berpakaian saja. Menjaga kebersihan tubuh, terutama wajah juga sangat penting," urai dia saat memberikan materi di harapan ratusan anak-anak.

Tak hanya sebatas memberikan materi, Dokter Rayendra juga mengatakan SMK Negeri 3 Kota Bogor memiliki history yang kuat dengan dirinya.

"Dulu saat ikut UMPTN ke Universitas Padjajaran, saya tesnya di sini (SMK Negeri 3). Dan saya lolos masuk Unpad Bandung," seru dia dibarengi tepuk tangan bangga para siswa.

BACA JUGA : Kaleka Indonesia Digitalisasi Edukasi Pertanian Lewat Tanibaik

Di mata Dokter Rayendra, sekolah semacam SMK Negeri 3 ini luar biasa. Karena bukan hanya berisikan materi sekolah formal, karena banyak lulusannya benar-benar dicetak sudah siap terjun ke industri pekerjaan.

"Saya punya klinik estetika, dan rata-rata itu yang bekerja di klinik saya lulusan SMK Negeri 3. Mereka itu sudah sangat mumpuni di lapangan," ungkap lulusan SMA Negeri 3 Kota Bogor itu.

Dia juga melihat pendidikan di SMK Negeri 3 ini sudah sangat bagus baik teori dan praktiknya. Hal itu terbukti dari fasilitas ruang praktik yang lengkap.

BACA JUGA : Wabup Karawang Pimpin Upacara Harkitnas Ke-115

"Menurut saya di dunia pekerjaan teori itu perlu, tetapi praktik di lapangan itu jauh lebih penting lagi," tutur dia.

Sepengalamannya, selama merekrut tenaga kerja lulusan SMK Negeri 3, Dokter Rayendra menilai, SMK Negeri 3 sangat berhasil mendidik murid-muridnya. "Lulusan sini bekerja sangat profesional semua," ungkapnya lagi.

Meski begitu dia berpesan, para pengajar SMK Negeri 3 tinggal membangun mental siswa-siswinya agar bisa menghadapi dunia pekerjaan. Apalagi persaingan di tempat kerja saat ini semakin kuat.

Kepala SMK Negeri 3 Kota Bogor, Tatang Komarudin mengatakan, dari data yang dia simpan, 90 persen lulusan SMK Negeri itu sudah diserap industri lapangan pekerjaan.

"Alhamdulilah setiap tahun 90 persen langsung bekerja, 8 persen melanjutkan, sisanya berwirausaha," ungkap Tatang.

Dia melanjutkan, banyak industri pekerjaan yang saat ini sudah menuju industri 4.0, sehingga sudah seharusnya digitalisasi dunia pendidikan semakin dimasifkan.

"Persiapan daya saing digital itu harus kita kuatkan lagi. Dukungan pemerintah juga sangat penting untuk mendorong hal ini," menurut Tatang.

Apalagi mendekati pemilihan kapala daerah (pilkada) yang akan dilakukan tahun depan. Dia berharap wali Kota Bogor yang selanjutnya harus betul-betul visioner, muda dan memiliki inovasi-inovasi.

"Pemimpin ke depan nanti harus bisa membangun SDM (sumber daya manusia) agar bisa bersaing di era global berbasis digital," ungkap dia.