POJOKBOGOR.id - Dinas Perhubungan atau Dishub Kota Bogor kembali menegaskan angkot 05A Terminal Merdeka - Ciomas dilarang melintas di Jembatan Merah.

Angkot 05A Terminal Merdeka - Ciomas dibatasi tidak masuk ke Jembatan Merah karena tidak sesuai dengan trayeknya.

Dishub Kota Bogor nampak sudah memasang plang agar sopir belok kiri dari Terminal Merdeka menuju Jalan Raya Semeru, kemudian masuk ke Jembatan TB M Falak dan masuk ke Ciomas.

Kepala Bidang Angkutan Kota pada Dishub Kota Bogor Dody Wahyudin mengatakan, selama ini angkot 05A mencari penumpang tidak sesuai trayeknya.

Sopir angkot 05A malah masuk ke kawasan Jembatan Merah hingga menyebabkan kemacetan di tengah Kota Bogor.

“Jadi, dia dari Terminal Merdeka langsung belok kanan. Masuk ke Jalan Perintis Kemerdekaan, terus masuk ke Jembatan Merah. Nambah kemacetan,” kata Dody, Rabu 15 Februari 2026.

Angkot 05A Terminal Merdeka - Ciomas ini pun menjadi biang permasalahan yang kerap terjadi.

“Coba aja sesuai aturan. Izin trayek dari Provinsinya itu tidak melintasi Jembatan Merah,” ujarnya.

Sopir dipaksa untuk belok kiri dari Terminal Merdeka menuju Jalan Raya Semeru.

“Kami belokan ke kiri sesuai dengan trayeknya. Sopir belok kiri lewat Jalan Raya Semeru,” ujarnya.

Dishub akan melakukan penindakan berupa tilang jika sopir masih terus membandel.

“Kita lakukan tilang. Sopir harus taat aturan,” tegasnya.

Sementara itu, plang sudah dipasang Dishub Kota Bogor di Jalan Perintis Kemerdekaan dekat dengan Pasar Mawar.

Plang ditahan menggunakan water barier dan disimpan di tengah-tengah jalan.

Plang ini bertuliskan penunjuk arah agar sopir angkot 05A Terminal Merdeka - Ciomas berbelok ke arah kiri menuju Semeru.