POJOKBOGOR.id - Wali Kota Bogor, Dedie Rachim kembali menegaskan, bahwa Pemkot melalui Dishub Kota Bogor akan konsisten melakukan rerouting, konversi, dan reduksi angkutan kota atau angkot sesuai regulasi yang berlaku.
Dedie Rachim mengatakan, penegakan aturan angkot harus dilakukan secara konsisten. Pembenahan harus dipastikan terus berlanjut untuk masa depan transportasi yang lebih baik yang berimbas pada kesejahteraan masyarakat.
Baca Juga: Waduh! Pelaku Pencabulan Bocah di Rancabungur Bogor Dikabarkan Kabur ke Sukabumi
Selain itu, sambung Dedie Rachim, pola manajemen rekayasa lalu lintas juga diperkuat dengan kolaborasi dan inovasi Dishub Kota Bogor untuk memecah kemacetan menjadi "Bogor Lancar".
Nantinya, kata Dedie Rachim, Marka jalan, rambu-rambu akan diperbaiki dan ditambah, CCTV akan diperbanyak yang tujuannya untuk Bogor Lancar.
"Karena kemacetan itu berdampak pada infisiensi. Di sana ada pemborosan bahan bakar, waktu lebih banyak terbuang yang bisa berdampak pada hilangnya kesempatan-kesempatan yang dimiliki masyarakat untuk maju dan berkembang," ucapnya.
Baca Juga: Viral Bocah Penjual Cilok Menangis Ditipu Ibu-Ibu, Warga Patungan Ganti Kerugian
Terakhir, untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan serta potensi PAD, Kadishub Kota Bogor, Sujatmiko Baliarto, juga diminta untuk membuat sistem manajemen perparkiran yang dapat mendongkrak PAD.
"Itu semua sejalan dengan pesan Menhub bahwa pembangunan transportasi ini ditujukkan untuk sebaik-baiknya pelayanan kepada masyarakat. Apapun ikhtiar yang dilakukan oleh pemerintah harus dilaksanakan oleh seluruh stakeholder. Untuk memastikan bahwa konektivitas integrasi antarmoda termasuk mobilitas dan aksesibilitas warga terjamin," ujarnya.
Kepala Dishub Kota Bogor, Sujatmiko Baliarto, mengatakan bahwa jajarannya siap menjalani arahan dari Menhub dan Wali Kota Bogor.
Baca Juga: Hujan Lebat Buat Kota Bogor Rawan Pohon Tumbang, Waspada!
"Penataan angkutan umum tetap konsisten jalan terus. 2026 sesuai hasil perhitungan ada 1.940 kendaraan yang umur teknisnya telah melampaui, distop dari layanan di jalan. Kita konsisten melaksanakan Perda Nomor 8 Tahun 2023," ujarnya.
Karena semangat Dishub dalam momentum ini adalah hadir melayani sepenuh hati pengabdian tanpa batas.
"Sehingga akhir pekan kita akan perkuat dengan petugas. Dan perparkiran juga akan kita buat agar masyarakat nyaman PAD meningkat," ucap Kepala Dishub Kota Bogor.



