POJOKBOGOR.id - Hujan yang turun sejak pagi hari di sejumlah wilayah Kota Bogor belum memicu peningkatan signifikan di Bendung Katulampa.
Hingga Rabu pagi, 21 Januari 2026, aliran air di bendung yang menjadi indikator awal Sungai Ciliwung itu masih dalam kondisi terkendali.
Pemantauan yang dilakukan petugas sekitar pukul 07.00 WIB menunjukkan tinggi muka air berada di level rendah.
Debit air yang mengalir belum mengindikasikan potensi siaga, meski hujan dengan intensitas ringan masih berlangsung.
Petugas Bendung Katulampa, Muhamad Alwan, menyebut tinggi muka air tercatat 30 sentimeter dengan debit aliran sekitar 11.883 liter per detik.
Kondisi cuaca saat pengukuran masih berupa gerimis.
Selain di bendung utama, aliran pada saluran induk Katulampa juga terpantau stabil.
Intake mencatat tinggi muka air sekitar 40 sentimeter dengan debit 3.460 liter per detik, masih dalam batas operasional normal.
Meski situasi relatif aman, pengawasan tetap dilakukan secara berkala.
Pihak pengelola mengingatkan warga yang tinggal di sepanjang aliran Sungai Ciliwung agar tidak mengabaikan perkembangan cuaca, mengingat curah hujan di wilayah Bogor masih berpotensi meningkat.
Peringatan ini menjadi bagian dari langkah antisipatif, terutama memasuki puncak musim hujan, ketika perubahan debit air bisa terjadi dalam waktu singkat.




