BOGOR.POJOKSATU.id - Insiden jatuhnya mahasiswi Universitas Pakuan atau Unpak Bogor dari lantai 3 memang sukses membuat geger media sosial, namun ternyata setelah ditelusuri ada fakta baru yang berhasil diungkap pihak kepolisian.

Dimana pihak kepolisian menemukan sepucuk surat dengan tulisan tangan menggunakan bahasa Sunda yang diduga merupakan milik korban.

Penyidik kini menyoroti sebuah surat yang ditemukan di antara barang pribadi Ira Siti Nurazizah (21).

Tulisan tangan tersebut menggambarkan kondisi psikologis korban yang sangat tertekan dan menjadi salah satu petunjuk penting dalam proses penyelidikan.

Kapolsek Bogor Tengah, Kompol Waluyo, membenarkan bahwa surat itu ditemukan tak jauh dari lokasi kejadian.

Menurutnya, isi pesan tersebut kini menjadi bahan analisis mendalam untuk membantu mengungkap apa yang sebenarnya terjadi sebelum insiden tragis itu berlangsung.

Di dalam surat tersebut, Ira menuliskan permintaan maaf kepada orang tuanya dengan ungkapan yang sarat keputusasaan. Pesan itu berbunyi:

"Maafkan Ira, Bu, Ayah. Ira sudah lelah, Ira menyerah. Mental Ira hancur, Ira tidak kuat lagi. Maaf sebesar-besarnya, hati Ira tidak sanggup menahan rasa sakit. Maaf Bu, Ayah, Ira gagal menjadi anak yang baik."

Dari tulisan tersebut terlihat jelas jika mahasiswi Unpak Bogor yang jatuh dari lantai 3 itu mengalami gangguan mental yang serius.

Banyak netizen yang juga menilai jika kejadian tersebut bukan hanya insiden semata.

Meski begitu, Kompol Waluyo menegaskan bahwa aparat belum dapat menyimpulkan penyebab pasti jatuhnya mahasiswi semester tiga Program Studi Manajemen tersebut.

Polisi masih mengumpulkan keterangan lain untuk memastikan gambaran utuh dari kejadian tersebut. ***