POJOKBOGOR.id - Ingat dengan Arya Saputra? Seorang pelajar yang tewas terkena bacok saat menyeberang di Simpang Pomad Jalan Raya Jakarta-Bogor beberapa waktu lalu. Kini cita-citanya untuk merenovasi rumah orang tuanya, telah direalisasikan Pemerintah Kabupaten Bogor.
"Kami, pemerintah daerah mencoba untuk menuntaskan keinginan almarhum untuk merenovasi rumah orang tua saat sukses nanti. Tapi takdir berkata lain," kata Plt Bupati Bogor Iwan Setiawan saat menyerahkan rumah yang telah direnovasi untuk keluarga Arya, Jumat (4/8).
Menurut Iwan, merenovasi rumah Arya tidak pernah termuat dalam rencana pembangunan daerah. Sehingga, Pemkab Bogor menggandeng pelaku-pelaku usaha untuk ikut membantu memberi bantuan yang dibutuhkan dalam renovasi.
Baca Juga: Pemkab Bogor Coba Wujudkan Cita-cita Arya Saputra, Renovasi Rumah Orang Tua
"Jadi sifatnya spontan. Bangunan ini dari bantuan rekan-rekan pelaku usaha. Kami ketuk hatinya supaya mau membantu," kata Iwan.
Rumah Arya kini terdiri dua lantai dengan luas bangunan 72 meter persegi di atas lahan seluas 60 meter persegi. Bangunan rumah pun menggunakan struktur tahan gempa yang dikerjakan Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP) Kabupaten Bogor.
Kepala Bidang Perumahan DPKPP Kabupaten Bogor, Dede Armansyah menjelaskan, metode Rumah Instan Sederhana dan Sehat (Risha), sehingga dapat dikerjakan dengan waktu singkat.
Baca Juga: Polisi Tangkap Pelaku Utama Pembacokan Terhadap AS di Simpang Pomad Bogor
"Rumah ini pake metode Risha yang dikembangkan Kementerian PUPR. Strukturnya tahan gempa. Rumah Arya ini terdiri dari dua lantai dengan luas bangunan 72 meter persegi dan lahan 60 meter persegi," kata Dede. ***



