BOGOR, POJOKBOGOR.id - Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, menekankan pentingnya penguatan ketahanan keluarga sebagai langkah awal dalam mempersiapkan generasi berkualitas menuju Indonesia Emas 2045.
Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan Sosialisasi Program Pembangunan Keluarga, Kependudukan, dan Keluarga Berencana bersama mitra kerja yang digelar Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/BKKBN bersama Komisi IV dan Komisi IX DPR RI di Balai Pertemuan Warga, Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat (Balittro), Senin (20/10/2026).
Kegiatan tersebut menghadirkan Anggota Komisi IV DPR RI Endang Setyawati Thohari, Anggota Komisi IX DPR RI Obon Tabroni, serta Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin.
Dalam kesempatan itu, Jenal menyampaikan bahwa ketahanan keluarga memiliki keterkaitan erat dengan berbagai persoalan sosial, mulai dari stunting, angka perceraian, hingga pengawasan dan pendampingan terhadap anak.
Menurutnya, keluarga harus mengambil peran aktif dalam membangun lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak. Upaya tersebut perlu dilakukan secara menyeluruh, mulai dari pencegahan hingga penanganan berbagai persoalan yang muncul di lingkungan keluarga.
“Jadi sekarang bagaimana kita memanage ketahanan keluarga ini dari hulu sampai hilir. Peran bapak ibu lah yang ada di dalamnya,” kata Jenal.
Ia menegaskan, persiapan menuju Generasi Emas Indonesia 2045 tidak bisa ditunda. Mengingat tahun tersebut menjadi momentum 100 tahun kemerdekaan Indonesia, kualitas generasi muda perlu dipersiapkan sejak sekarang melalui penguatan peran keluarga.
“Bukan nanti, tapi hari ini. Anak-anak kita yang akan mengisi Generasi Emas Indonesia nanti. Persiapkan ketahanan keluarga kita dari sekarang,” ujarnya.
Sementara itu, Anggota Komisi IV DPR RI Endang Setyawati Thohari menyoroti persoalan stunting dan perceraian yang masih menjadi perhatian di Kota Bogor. Ia menyebut, berbagai persoalan tersebut membutuhkan dukungan program dan intervensi dari sejumlah pihak, termasuk melalui kebijakan di tingkat pusat.
“Kami di Komisi IV selalu memberikan program untuk menghindari hal-hal tersebut (kasus stunting dan perceraian). Juga program untuk menciptakan lapangan pekerjaan,” kata Endang.
Endang menambahkan, salah satu program yang rutin diberikan kepada masyarakat Kota Bogor adalah Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (GEMARIKAN). Program tersebut bertujuan mendorong pemenuhan kebutuhan protein anak melalui konsumsi ikan.
Melalui kegiatan sosialisasi ini, kolaborasi antara pemerintah pusat, legislatif, dan pemerintah daerah diharapkan dapat memperkuat pembangunan keluarga di Kota Bogor. Penguatan ketahanan keluarga pun menjadi salah satu upaya untuk mendukung tumbuh kembang anak dan menyiapkan generasi berkualitas menuju Indonesia Emas 2045.



