POJOKBOGOR.Id - Jajaran pengurus DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Kota Bogor buka suara soal Bus Uncal Kota Bogor yang diduga digunakan untuk kepentingan politik.

Musababnya, dari video yang beredar, terlihat ada bendera bergambar PAN yang dipasang di bagian depan Bus Uncal Kota Bogor tersebut.

Ketua DPD PAN Kota Bogor, Bedjo Santoso menuturkan, sebenarnya pihaknya tidak mengetahui secara pasti terkait penggunaan Bus Uncal Kota Bogor itu. Karena, pihaknya tidak dilibatkan dalam penggunaan Bus Uncal tersebut.

Baca Juga: Sumpah Pemuda, Mahasiswa UIKA dan BCC Pilih Mungut Sampah di Kali Ciliwung Sambil Ucap Sumpah tidak Nyampah

"Sepertinya (digunakan) oleh DPP PAN, sehingga saya sebagai Ketua DPD Kota Bogor tidak tahu menahu," kata Bedjo Santoso.

"Tapi beberapa waktu yang lalu ada peminjaman untuk kegiatan partai di Jakarta," tandas Ketua DPD PAN Kota Bogor itu.

Sebelumnya, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Bogor mengaku tengah mendalami temuan adanya dugaan penggunaan Bus Uncal untuk kepentingan politik salah satu Partai Politik (Parpol).

Baca Juga: Tular Nalar Mafindo Membekali Para Lansia Kota Bogor dengan Literasi Digital dan Critical Thinking

Adapun, Bus Uncal Kota Bogor sendiri diketahui merupakan transportasi wisata yang diperuntukan untuk melayani wisatawan atau warga yang ingin berkeliling Kota Bogor.

Diketahui, penggunaan Bus Uncal diduga untuk kepentingan politik itu tersebar di media sosial (Medsos). Di mana, hal itu dapat terlihat dari video yang dibagikan pemilik akun Tiktok bernama @zul.hasan.

Dalam video berdurasi 28 detik itu, terlihat tampak depan Bus Uncal sudah dipasangi bendera Parpol. Sementara, terpasang banner salah satu pasangan Capres-Cawapres di Pemilu 2024 pada bagian samping kendaraan.

Baca Juga: Tetangga Ungkap Keseharian Pelaku Terduga Teroris Yang Ditangkap Densus 88 Anti Teror di Tamansari Bogor

Bus Uncal yang mengangkut sejumlah anggota Parpol ini terlihat tengah melintas di jalan raya. Namun, belum diketahui secara pasti lokasi pengambilan gambaran tersebut.

Menanggapi itu, Ketua Bawaslu Kota Bogor, Herdiyatna mengaku akan mengkaji temuan penggunaan Bus Uncal Kota Bogor diduga untuk kepentingan politik salah satu Parpol tersebut. "Mau kita kaji dulu," singkat Herdiyatna.