BOGOR.POJOKSATU.id - Kepulan asap tebal menyelimuti area peron Stasiun Bogor pada Minggu (4/1/2026). Peristiwa ini sempat memicu kepanikan penumpang yang sedang menunggu maupun baru turun dari rangkaian kereta rel listrik (KRL).

Asap terlihat muncul dari area yang berdekatan dengan jalur KRL. Sejumlah saksi mata menyebutkan, asap diduga berasal dari percikan api akibat korsleting listrik di sekitar lokasi kejadian. Meski demikian, hingga saat ini penyebab pasti insiden tersebut masih dalam proses penelusuran oleh petugas terkait.

Situasi di peron sempat berubah tegang ketika asap mulai menyebar dan mengganggu jarak pandang. Beberapa penumpang terlihat berhamburan menjauh dari titik sumber asap demi menghindari risiko yang tidak diinginkan.

“Awalnya cuma bau gosong, tidak lama kemudian asap makin tebal. Orang-orang langsung menjauh sambil panik,” ujar salah seorang penumpang yang berada di lokasi saat kejadian.

Kondisi tersebut membuat aktivitas naik-turun penumpang sempat tersendat. Namun, kepanikan tidak berlangsung lama setelah petugas keamanan bergerak cepat mengamankan area.

Petugas keamanan stasiun bersama pihak terkait langsung melakukan langkah penanganan darurat. Area yang terdampak asap diamankan, sementara penumpang diarahkan untuk menjauh dari lokasi demi menjaga keselamatan bersama.

Pengumuman melalui pengeras suara juga disampaikan untuk menenangkan penumpang dan mengimbau agar tetap mengikuti arahan petugas. Langkah ini dinilai cukup efektif untuk mencegah kepanikan meluas.

Selain itu, petugas teknis turut melakukan pengecekan di sekitar area yang diduga menjadi sumber asap, khususnya pada instalasi kelistrikan yang berada dekat dengan jalur KRL.

Berdasarkan informasi awal, asap diduga berasal dari percikan api akibat korsleting listrik. Meski demikian, pihak berwenang belum memberikan keterangan resmi terkait penyebab pasti kejadian tersebut.

“Masih dalam penanganan dan pemeriksaan. Kami fokus memastikan area aman dan operasional tetap terkendali,” ujar salah satu petugas di lokasi.

Hingga berita ini diturunkan, tidak ada laporan korban luka maupun kerusakan besar akibat insiden tersebut. Aktivitas perjalanan KRL secara bertahap kembali berjalan normal setelah kondisi dinyatakan aman. ***