PojokBogor.Id - Botani Square Mall Bogor bukan sekadar pusat belanja; mall ini telah bertransformasi menjadi wadah strategis bagi UMKM lokal dan pelaku kreatif Kota Bogor.

Melalui berbagai inisiatif dan kolaborasi, Botani Square berperan penting dalam menguatkan ekosistem ekonomi lokal, sekaligus menjadi sumber peluang bisnis bagi para pelaku usaha kecil.


Galeri 100% Bogor Pisan

Salah satu bukti nyata komitmen Botani Square terhadap UMKM adalah keberadaan Galeri 100% Bogor Pisan di lantai P2, Lobby Orchid.

Baca Juga: Seorang Wanita Pedagang Sayur jadi Korban Hinotis, Uang Hasil Keringat Digasak Tidak Tersisa

Tempat ini dipasok oleh Dekranasda Kota Bogor dan dikhususkan untuk menampilkan produk asli kota hujan: kerajinan tangan, fashion lokal, kuliner, dan aksesoris. 

Pada peresmian relaunching galeri, Wali Kota Bogor Bima Arya menegaskan pentingnya mall sebagai “kapstok” untuk UMKM lokal, agar produk-produk lokal bisa naik kelas dan mendapatkan ruang pemasaran yang lebih luas.  

Kerjasama ini sudah berlangsung selama bertahun-tahun antara Dekranasda Kota Bogor dan pengelola mall. 


Ruang Kreatif 

Sejak lama, Pemerintah Kota Bogor mendorong pusat perbelanjaan di kota ini untuk memberi ruang bagi usaha mikro dan industri kreatif.

Baca Juga: Liburan Keluarga ke JungleLand Sentul Tak Perlu Mahal! Begini Cara Menghematnya

Saat itu, Wali Kota Bogor pernah menyatakan bahwa mal-mall di Bogor “diharuskan” menyediakan area bagi pelaku UMKM agar mereka punya akses ke pasar strategis. 

Botani Square kemudian merespons dengan menyediakan ruang galeri dan konter bagi UMKM lokal.

Ini bukan hanya menjadi strategi CSR, tetapi juga bagian dari pendekatan komersia produk lokal menarik konsumen lokal yang bangga dengan kreasi Bogor.


Dampak Ekonomi Lokal & Naik Kelas UMKM

Kolaborasi ini berdampak nyata bagi perekonomian Kota Bogor. Kementerian atau instansi lokal menyebut bahwa Botani Square menjadi salah satu pusat distribusi produk kreatif lokal. 

Baca Juga: Night Swimming di Marcopolo Bogor! Sensasi Berenang Malam dengan Suasana Tenang

Melalui galeri UMKM, produsen lokal mendapat peluang menjual produk fisik di lokasi premium, bukan hanya dipasarkan secara daring.

Kehadiran konter-produksi lokal di mall besar juga menegaskan bahwa produk kreatif Bogor tidak kalah dengan brand besar dalam konteks kualitas dan daya tarik konsumen.

Wali Kota Bogor bahkan menyatakan bahwa penguatan UMKM lokal melalui kerja sama seperti ini mendukung pembangunan ekonomi berkelanjutan di kota hujan.


Tantangan & Hambatan

Tentu saja tidak mudah menjaga agar ruang UMKM di mall tetap hidup dan produktif. Beberapa tantangan yang mungkin muncul:

1. Kompetisi dengan brand besar: Tenant lokal di galeri harus bersaing dengan merek nasional dan internasional di mall untuk menarik perhatian pengunjung.

2. Sertifikasi dan kekayaan intelektual: Belakangan, Kemenkum Jabar menyoroti perlunya perlindungan kekayaan intelektual di tenant mal seperti Botani Square agar produk UMKM tidak dijiplak atau dipalsukan.

Baca Juga: Cafe Kuku Riku Hadir dengan Ruang Cozy dan Privasi Alami yang Bikin Betah

3. Skalabilitas usaha lokal: UMKM yang mulai berkembang melalui galeri mungkin perlu pendampingan agar bisa meningkatkan kapasitas dan efisiensi produksi.

Botani Square Mall Bogor telah memainkan peran penting dalam menghidupkan dan meningkatkan kelas UMKM lokal.

Dengan memberikan ruang fisik melalui Galeri 100% Bogor Pisan, mall ini mendekatkan industri kreatif Kota Bogor dengan konsumen sekaligus memberikan nilai ekonomi sosial.

Inisiatif ini menunjukkan bahwa perkembangan mall tidak hanya berorientasi profit, tetapi juga dapat menjadi motor penguatan ekonomi lokal.***