POJOKSATU.id - Bogor Street Festival Cap Go Meh (BSF CGM), kembali digelar pada Minggu, 5 Februari 2023 di Jalan Suryakencana, Kota Bogor. Ini merupakan gelaran budaya sebagai gambaran persatuan dan keberagaman di Kota Bogor dan telah masuk Kharisma Event Nusantara (KEN), sekaligus menjadi BSF CGM terakhir bagi Bima Arya Sugiarto sebagai Wali Kota Bogor.
Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto menginginkan BSF CGM 2023 memberi kesan baik dan tidak menyusahkan masyarakat yang memiliki kegiatan lain saat hari pelaksanaan nantinya. Pasalnya, BSF CGM 2023 baru digelar kembali usai lewat masa Pandemi Covid-19.
Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor, sudah melihat antusiasme dan kemeriahan dari masyarakat menyambut event yang berlangsung sejak 2015 ini. Bima Arya menilai, BSF CGM juga mampu mendongkrak perekomian masyarakat sekitar.
"Yang paling penting dan membahagiakan, bhawa BSF CGM menjadi simbol keberagaman, pemersatu semua pihak. Tidak hanya bagi Kota Bogor, tapi juga bagi Indonesia," kata Bima Arya, Rabu (1/2).
Untuk itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor bersama Forkopimda serta pihak terkait terus melakukan konsolidasi dalam mempersiapkan acara ini, termasuk didalamnya informasi bagi warga tentang jalur-jalur yang akan padat, penyediaan kantong-kantong parkir, akses menuju lokasi festival dan lainnya.
Bima Arya tidak lupa untuk mengajak semua pihak untuk bersama-sama datang dan menyaksikan BSF CGM tahun 2023, tidak terkecuali warga luar Kota Bogor dipersilahkan datang ke Kota Bogor untuk menikmatinya.
Namun demikian Bima Arya mengungkapkan, ada hal yang perlu digaris bawahi bagi pihak yang akan melaksanakan kegiatan atau hal lain saat penyelenggaraan BSF CGM pastinya akan semakin padat. Rencananya, BSF CGM akan dihadiri para tokoh nasional, Gubernur Jawa Barat dan kepala daerah se-Jawa Barat.
*Terakhir*
Dibalik kebahagian BSF CGM akan kembali diselenggarakan di tahun ini, tidak ketinggalan Bima Arya mengungkapkan rasa sedih mengingat BSF CGM tahun ini menjadi yang terakhir bagi dirinya selama menjabat Wali Kota Bogor.
“Ke depan saya berharap tetap diundang dalam penyelenggaraan BSF CGM berikutnya. Semaksimal mungkin mewakafkan diri saya berbuat yang terbaik untuk Kota Bogor tercinta di sisa waktu pengabdian saya," katanya.
Disinggung perputaran uang, Bima Arya menyebutkan sudah pasti terjadi. Jika BSF CGM dihadiri dan disaksikan lebih dari 100 ribu orang dan masing-masing membelanjakan minimal Rp50 ribu, maka jumlah total perputaran uang bisa mencapai Rp5 miliar, belum lagi ditambah tingkat hunian hotel-hotel.
(Rishad Noviansyah/Pojokbogor)



