POJOKBOGOR.id - Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) merilis daftar 10 kota paling maju di Pulau Jawa berdasarkan hasil pemeringkatan Indeks Daya Saing Daerah (IDSD) tahun 2024, salah satunya adalah Bogor.

Sebagai informasi, IDSD sendiri merupakan alat ukur komprehensif yang digunakan BRIN untuk menilai kota paling maju di Pulau Jawa dan produktivitas suatu wilayah.

Pengukuran kota paling maju di Pulau Jawa ini dilakukan dengan mempertimbangkan empat elemen utama, yakni ekosistem inovasi, lingkungan pendukung, akses pasar, serta kualitas SDM.

Baca Juga: Informasi Lengkap Ganjil Genap di Puncak Bogor, Sudah Mulai Berlaku Siang Ini

Dari data yang dihimpun, terdapat sepuluh kota paling maju di Pulau Jawa yang dinilai memiliki daya saing tertinggi berdasarkan sejumlah indikator, termasuk inovasi, kualitas sumber daya manusia, pasar, dan ekosistem pendukung lainnya.

Untuk lebih lengkapnya, berikut 10 kota paling maju di Pulau Jawa:

1. Surakarta – Skor indeks 4,39

2. Yogyakarta – Skor indeks 4,39

3. Semarang – Skor indeks 4,31

4. Tangerang Selatan – Skor indeks 4,31

Baca Juga: Wakil Ketua DPRD Junaidi Samsudin Apresiasi Pemkab Bogor usai Raih Opini WTP dari BPK

5. Bandung – Skor indeks 4,26

6. Magelang – Skor indeks 4,26

7. Bogor – Skor indeks 4,17

8. Malang – Skor indeks 4,17

9. Madiun – Skor indeks 4,16

10. Tangerang – Skor indeks 4,16.

Berhasil mengalahkan Kota Bandung dan Bogor, daerah Tangerang Selatan yang hanya memiliki luas 164,86 km², sukses menempati posisi keempat kota paling maju di Pulau Jawa.

Baca Juga: Kabupaten Bogor Kebagian Sapi Limusin dari Presiden Prabowo Subianto untuk Dikurbankan

Dengan skor 4,31, Tangsel juga sukses mengungguli Kota Tangerang yang notabene memiliki wilayah lebih luas dan sejarah pembangunan yang lebih panjang.

Dikenal sebagai “Kota Anggrek,” Tangsel berhasil mempertahankan laju pertumbuhan ekonominya sebesar 5,04% pada 2024, angka tersebut jadi yang tertinggi se-Provinsi Banten.

Daftar kota paling maju di Pulau Jawa tahun 2024 versi IDSD menunjukkan bahwa kemajuan suatu daerah tidak selalu bergantung pada ukuran wilayah atau usia kota.