POJOKBOGOR.id — Pemerintah Kota Bogor bersama Rumah Zakat resmi memulai program kolaboratif untuk mengatasi masalah stunting di Kecamatan Bogor Utara.
Dalam program ini, Rumah Zakat menjadi orang tua asuh bagi 28 anak baduta (bayi di bawah dua tahun) yang mengalami stunting, melalui bantuan rutin telur 1 kilogram per anak setiap minggu selama enam bulan.
Tak hanya itu, Rumah Zakat juga memberikan daging kemasan bagi keluarga para baduta penerima bantuan, serta sembako bagi 28 keluarga dan 28 pendamping keluarga yang ditugaskan mendampingi proses intervensi gizi.
Kepala Bidang Pemerintahan dan Pembangunan Manusia (PPM) Bapperida, Ara Wiraswara, yang hadir mewakili Kepala Bapperida dalam acara Kick Off Bantuan Stunting di Bogor Utara, menjelaskan bahwa program ini merupakan wujud konsistensi dari Tim Percepatan Penurunan Stunting Kota Bogor yang sejak tahun lalu memprioritaskan intervensi untuk anak-anak baduta dengan kondisi stunting, wasting, dan underweight.
“Kenapa baduta menjadi prioritas? Karena hasil rekomendasi Dinas Kesehatan menunjukkan bahwa intervensi pada usia ini lebih cepat terlihat hasilnya dibandingkan anak di atas dua tahun,” jelas Ara.
Ia juga menyampaikan bahwa kolaborasi penanganan stunting ke depan akan dikemas dalam semangat besar bertajuk "Bogor Beres Stunting", yang diharapkan menjadi pemicu semangat bersama seluruh elemen masyarakat untuk menuntaskan masalah stunting di Kota Bogor.
Siswanto, perwakilan Rumah Zakat Bogor, menjelaskan bahwa pemilihan Bogor Utara sebagai lokasi awal program ini didasarkan pada kedekatan lokasi kantor Rumah Zakat.
“InsyaAllah, kami ingin membantu Pemerintah Kota Bogor dari wilayah yang dekat terlebih dahulu. Mudah-mudahan ke depannya bisa diperluas ke kecamatan lain,” ujarnya.
Wali Kota Bogor yang diwakili oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Eko Prabowo, menyampaikan apresiasinya.
“Pemkot Bogor tidak bisa berjalan sendiri dalam menangani stunting. Kolaborasi dan sinergi adalah kunci. Kami ucapkan terima kasih kepada keluarga besar Rumah Zakat atas kontribusinya,” katanya.***



.webp)
