BOGOR.POJOKSATU.id - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) kembali mengeluarkan peringatan dini terkait cuaca ekstrem yang berpotensi melanda wilayah Kota dan Kabupaten Bogor.

Dalam tiga hari ke depan, mulai Selasa (18/11/2025) hingga Kamis (20/11/2025), masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan karena Bogor diprakirakan akan mengalami angin kencang yang disertai hujan dengan intensitas tinggi.

Melalui keterangan tertulis, BMKG menjelaskan bahwa kondisi atmosfer dalam sepekan ini masih menunjukkan potensi signifikan untuk pembentukan awan-awan konvektif.

Fenomena tersebut dipengaruhi oleh sejumlah faktor atmosfer yang tengah aktif, sehingga memicu peluang terjadinya hujan di sebagian besar wilayah Jawa Barat, termasuk Bogor yang dikenal sebagai daerah dengan intensitas curah hujan yang tinggi.

BMKG juga menyoroti hasil kajian mendalam terkait perkembangan dinamika atmosfer dari berbagai skala, baik global, regional, maupun lokal.

Berdasarkan analisis data pengamatan serta keluaran model cuaca deterministik dan probabilistik, terlihat adanya kecenderungan peningkatan aktivitas cuaca ekstrem yang berpotensi menghasilkan hujan sedang hingga sangat lebat.

Tidak hanya itu, cuaca tersebut berpotensi disertai kilat atau petir dan hembusan angin kencang dalam durasi singkat.

Dengan adanya potensi cuaca ekstrem ini, BMKG mengimbau warga Bogor untuk berhati-hati saat beraktivitas di luar ruangan, terutama di lokasi-lokasi yang rentan terhadap pohon tumbang, atap beterbangan, atau banjir lokal.

Pengendara juga diingatkan untuk menyesuaikan kecepatan dan menjaga jarak aman, mengingat angin kencang dapat mengganggu kestabilan kendaraan, khususnya sepeda motor.

Peringatan dini ini diharapkan dapat menjadi perhatian masyarakat dan pihak terkait agar langkah mitigasi dapat disiapkan lebih awal, sehingga dampak cuaca ekstrem dapat diminimalisir.

BMKG menegaskan bahwa pembaruan informasi cuaca akan terus disampaikan secara berkala agar masyarakat dapat mengikuti perkembangan kondisi atmosfer terkini di wilayah Bogor. ***