POJOKBOGOR - Wali Kota Bogor Bima Arya menyebut suara istrinya Yane Ardian lebih tinggi dari Eddy Soeprno di Kota Bogor.

Yane Ardian merupakan caleg DPR RI dapil Jabar 3 yang mencakup wilayah Kota Bogor dan Kabupaten Cianjur.

Keduanya sama-sama dari PAN dan bersaing ketat untuk memperebutkan 1 kursi DPR RI di dapil Jabar 3.

Baca Juga: 4 Artis Caleg Dapil Kabupaten Bogor, Anang Hermansyah dan Ramzi Gagal Jadi Anggota DPR RI

Menurut Bima Arya, proses perhitungan suara yang dilakukanya masih terus berlangsung. Namun jika melihat hasilnya, perolehan suara Yane lebih tinggi 2.000 suara dibandingkan dengan Eddy Soeparno yang tak lain adalah Sekjen PAN.

“Bu Yane estimasinya di Bogor unggul dari Sekjen sekitar 2 ribu suara. Suara Bu Yane kira-kira antara 26-27 ribu di ujungnya, Sekjen selisih 2 ribu dari situ,” jelas Bima Arya, seperti dilansir Radar Bogor.

Menurut dia, hitung-hitungan tersebut berasal dari tabulasi yang ada dan hanya melihat jumlah data yang masuk di Kota Bogor.

Baca Juga: Daftar Caleg Dapil 2 Kota Bogor Peraih Suara Terbanyak, Gerindra 2 Kursi, Nasdem Yakin 1 Kursi

Sementara, dilanjutkan Bima Arya, untuk perolehan suara di wilayah Cianjur, sampai saat ini pihaknya masih menunggu data tersebut masuk.

“Artinya menang di Bogor belum tentu menang di Cianjur, kalau menang di Cianjur tergantung selisihnya berapa, kalau selisihnya kalah lebih banyak dari kemenangan di Bogor ya berarti kalah,” ucap Bima Arya.

“Tapi kalau pun Pak Eddy menang di Cianjur tapi selisihnya masih lebih besar di Bogor, Bu Yane menang,” sambung Bima Arya.

Baca Juga: Golkar Berpeluang Raih Dua Kursi DPR RI dari Bogor

Meski begitu, diyakini Bima Arya, secara garis besar perolehan suara PAN di Kota Bogor pada Pileg DPR RI Jabar 3 diperkirakan mengalami kenaikan. Di mana, kenaikan suara di tahun ini akan mencapai diatas angka 55 ribu.

“Ini artinya melonjak berkali lipat dari 2019, 55 ribu itu suara partai dan Caleg untuk RI di Kota Bogor,” ungkap Bima Arya.

“Ya ini saya kira nomor 1 kelihatannya PKS, kita bisa nomor 2 atau 3 barang kali di Bogor ini, sejauh ini itu hitungannya,” tandas Bima Arya.

Real count yang dilakukan KPU per tanggal 22 Februari 2024 sudah mencapai 43,45 persen atau 4.428 TPS 10.191 TPS yang ada di dapil Jabar 3.

Hasil sementara, Partai Golkar unggul dengan perolehan suara sebanyak 74.353 atau 18,63 persen. Disusul PDIP di urutan kedua dengan perolehan 65.867 suara atau 16,5 persen.

Partai Gerindra menempati urutan ketiga dengan raihan 61.073 (15,3%). Sedangkan PKS berada pada posisi keempat dengan perolehan 50.170 suara (12,57%).

Sementara itu, perolehan suara sementara Yane Ardian sebesar 5.287. Suara Yane kalah dari Eddy Soeparno yang sudah mencapai 13.899 suara. ***