POJOKBOGOR.id - Walikota Bogor, Bima Arya Sugiarto meninjau salah satu jembatan yang ambrol di kawasan Jalan Raya Wangun Tajur, Kampung RT 01 RW 07, Kelurahan Muara Sari, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor pada Jumat (13/10/2023).

Menurut Bima, ambruknya jembatan di Jalan Raya Wangun Tajur tersebut diakibatkan karena terjadi pengikisan yang membuat pondasi jembatan ambrol.

"Jadi dilaporkan tadi sore sekitar pukul 17.00 WIB terjadi longsor di bawah di jembatan cibalok di jalan raya tajur ini, ini diakibatkan karena proses yang sudah lama memang karena ada air terjun itu, di bawah terjadi pengikisan, sudah cukup lama, sehingga mengakibatkan pondasi jembatan ini ambrol di bawah," ujar Bima semalam.

Bima mengungkapkan bahwa ini memang faktor alamiah yang sudah lama. Tapi pihaknya akan gerak cepat.

Baca Juga: Modal Goceng, Marbot Musola Cabuli Anak di Bawah Umur

"Pertama, untuk situasi lalin, dilakukan penanganan dari wilayah bersama sama dengan pak kasat lantas dan dishub untuk membatasi jalan. Jadi jalan ini masih tetap dua arah tetapi agak dibatasi sehingga tidak dilalui titik yang longsor ini, jembatan ini," ucap Bima.

Kemudian, lanjut Bima, akan segera dilakukan kegiatan perbaikan mudah mudahan PUPR bisa hari senin bisa langsung ditangani langsung di bawah sekaligus juga hilangkan air terjun supaya tidak ada kikisan lagi, supaya tidak ada pengeropasan lagi mungkin memakan waktu sekitar 1 bulan.

"Selama satu bulan ini akan dilakukan rekasyasa lalin bisa buka tutup, bisa pembatasan, tetapi memang sebaiknya warga menghindari dulu terutama kendaraan berat untuk melewati jalur ini, dan silahakan jalur alternatif lain," ucap Bima.

Baca Juga: Konsisten, Kota Bogor Kembali Raih Penghargaan JDIHN 2023

Kemudian, masih kata Bima, ada juga yang terdampak yaitu ada pipa PDAM di situ, dan ini akan dilakukan pemutusan sementara yang kita harapkan tidak lama tapi akan terdampak untuk warga di daerah sidnang rasa, muara tegal sampai dengan babadak.

"Mungkin akan dikerjakan malam ini selama beberapa jam saja mudah mudahan tidak lama. Mudah mudahan tidak terdampak," tandas Bima.***