BOGOR POJOKBOGOR.id , Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, menegaskan pentingnya peran aktif bidang kehumasan di seluruh perangkat daerah untuk berinteraksi dengan masyarakat melalui media sosial. Ia meminta para pengelola media sosial dan juru bicara (jubir) Pemkot Bogor tidak membiarkan pertanyaan publik begitu saja.

Hal tersebut disampaikan Jenal saat membuka kegiatan KOPDAR Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) dan Jubir Digital Kota Bogor di Balai Kota Bogor, Senin (12/10/2026).

"Ada orang bertanya (di medsos), lalu kita tinggalkan, itu bukan komunikasi. Komunikasi bukan hanya menjadi definisi di media sosial, namun menjadi kebutuhan publik," tegas Jenal.

Jenal menambahkan, harapan masyarakat sangat bergantung pada keaktifan para jubir digital dalam merespons aduan maupun pertanyaan publik. Setiap respons, lanjutnya, harus didasarkan pada data yang akurat serta disampaikan secara alami.

"Sehingga warga yakin bahwa yang dikomentari itu adalah manusia, bukan robot. Buat senatural mungkin," ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Bogor, Ana Ismawati, menjelaskan bahwa KOPDAR ini digelar sebagai ajang koordinasi, penguatan kapasitas, sekaligus penyegaran pemahaman bagi para humas dan pengelola media sosial perangkat daerah.

Menurut Ana, kegiatan ini bertujuan memperkuat sinergi PPID dalam menyediakan, memverifikasi, dan menyebarluaskan informasi publik yang akurat, konsisten, serta dapat dipertanggungjawabkan di era transformasi digital.

"Dan yang paling penting, membangun komitmen perangkat daerah untuk meningkatkan responsivitas komunikasi publik melalui kanal digital sesuai tugas dan kewenangannya," pungkas Ana.