POJOKBOGOR.ID – Proses produksi film Pengin Hijrah menghadirkan tantangan yang tak biasa bagi para pemainnya. Salah satunya adalah kondisi cuaca ekstrem di Uzbekistan yang harus dihadapi saat pengambilan gambar di penghujung syuting.

“Naskah untuk awal berat, di Uzbekistan karena di akhir cuaca dingin,” ujar Sefi Zamora selaku pemeran wanita dalam launching film Pengin Hijrah di Mal Botani Square Kota Bogor, Sabtu 27 September 2025.

Meski begitu, semangat para aktor tidak surut untuk menyelesaikan proyek Film Pengin Hijrah ini.

Selain Stefi, Nadzira juga terlibat dalam film Pengin Hijrah sebagai salah satu pemeran utama. Film ini menjadi debut aktingnya di layar lebar setelah dikenal luas sebagai istri mendiang Ameer Azzikra.

Baca Juga: Keluar Asap dari Kap Mesin, Mobil di Sukasari Bogor Nyaris Ludes Terbakar

"Aku setting film banyaknya di Bogor. Alhamdulillah lancar selama proses syuting," ungkap Nadzira.

 

Menariknya, film Pengin Hijrah  ini bukan sekadar drama keagamaan. Sang sutradara, Jastis Arimba menegaskan, film ini bukan film dakwah, tapi romance. Film asrama berbalut agama.

Artinya, Pengin Hijrah mencoba menghadirkan nuansa segar: sebuah kisah cinta yang dibingkai nilai spiritual.

Film Pengin Hijrah mengisahkan perjalanan Alina, seorang gadis muda yang sedang mencari jati diri dan makna hijrah yang sesungguhnya. Perjalanan itu tidak mudah—ia dihadapkan pada dilema spiritual, tekanan lingkungan, hingga perasaan cinta yang tumbuh di tengah pencarian dirinya.

Baca Juga: Dari 405 Jadi 800 Hektare: Misteri Lahan Desa di Sukamakmur yang Jadi Sorotan Kuasa Hukum Jabar Istimewa

Romansa lintas budaya pun menjadi bumbu utama. Alina terhubung dengan seorang pemuda asal Uzbekistan, menghadirkan benturan budaya sekaligus harmoni dalam perbedaan. Latar cerita memperlihatkan indahnya kota-kota bersejarah di Uzbekistan, lengkap dengan suasana religius yang kental.

Naskah film ini terinspirasi dari hadits Imam Bukhari tentang niat hijrah karena Allah dan Rasul-Nya. Nilai tersebut menjadi fondasi cerita, meski dikemas ringan agar tetap relevan bagi generasi muda.

Kombinasi antara spiritualitas, perjalanan personal, dan kisah cinta menjadikan film ini unik dibanding drama religi lainnya. Penonton diajak menyelami pertanyaan besar: Apakah hijrah itu hanya sekadar berpindah tempat, atau sebuah transformasi hati?

Baca Juga: Hasil Sementara POPDA XIV Jabar: Kota Bogor Top Tiga Besar, Sabet 60 Medali dan Tempel Bandung

 

Bukan hanya kisah yang menarik, tapi juga proses produksinya. Uzbekistan dipilih sebagai lokasi utama karena keindahan arsitektur Islam klasiknya—masjid, madrasah, hingga jalanan tua yang masih terjaga keasliannya. Namun, syuting di sana bukan perkara mudah.

Tim produksi harus menghadapi cuaca dingin ekstrem, terutama saat pengambilan gambar di penghujung musim. Para pemain dituntut menjaga stamina sekaligus menjaga ekspresi natural agar tidak terbaca kamera. “Cuaca dingin sempat membuat syuting molor, tapi semua berhasil dilewati,” ungkap salah satu kru.

Pemain Film Pengin Hijrah:

* Steffi Zamora — berperan sebagai Alina

* Endy Arfian — sebagai Omar

* Daffa Wardhana

* Karina Suwandi

* Nadzira Shafa — juga terlibat sebagai pemain, sekaligus sebagai penyanyi soundtrack (lihat bagian OST)

* Sita Permata Sari 

* Adhin Abdul Hakim 

* Gulchera (nenek Omar) 

* Temur Mirzaev (ayah Omar)

Beberapa aktor dari Uzbekistan juga dikabarkan ikut berperan dalam film ini, sebagai bagian dari elemen lintas budaya dalam ceritanya.

Soundtrack / OST Pengin Hijrah

* Lagu “Arah Bersamamu” dinyanyikan oleh Nadzira Shafa dijadikan OST resmi film Pengin Hijrah. 

* Versi Orchestra dari “Arah Bersamamu” juga disebarkan sebagai bagian dari soundtrack film. 

* Peluncuran OST  Pengin Hijrah dilakukan menjelang penayangan film di bioskop, dan lagu ini juga dipromosika lewat media sosial serta liputan publik.