POJOKSATU.id, BOGOR - Mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Bogor yang juga bakal calon Wali Kota Bogor, Rena Da Frina dikabarkan diperiksa penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Barat (Jabar).
Kabarnya, Rena Da Frina diperiksa terkait kasus proyek jembatan Otista yang menelan anggaran sebesar Rp50 miliar.
Proyek pembangunan jembatan Otista Kota Bogor diresmikan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada 19 Desember 2023 lalu.
Proyek ini sempat menjadi sorotan publik lantaran tergenang banjir pada 30 Desember 2023 atau beberapa hari setelah proyek tersebut diresmikan.
Proyek jembatan Otista dibangun pada saat Rena Da Frina menjabat sebagai Kepala Dinas PUPR Kota Bogor.
Rena dipanggil oleh penyidik Kejati Jabar untuk dimintai keterangan terkait kasus tersebut pada Kamis, 19 September 2023.
Baca Juga: Honda BRV Hantam Tiang di Depan Kantor Wali Kota Bogor, Pengemudi Diduga Ngantuk
"Rena diperiksa Kejati Jabar. Tapi ada juga yang bilang dia diperiksa di Kejagung. Coba aja cek," kata sumber Pojoksatu.id.
Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Jabar, Sri Nurcahya Wijaya yang dikonfirmasi Pojoksatu.id terkait pemeriksaan Rena belum bisa memberikan keterangan resmi.
"Saya kumpulin info dulu ya bang," kata Sri Nurcahya Wijaya saat ditanya terkait kabar pemeriksaan Rena, Minggu, 22 September 2024.
Baca Juga: Penataan Puncak, Salah Satu Capaian Apik Asmawa Tosepu sebagai Pj Bupati Bogor
Sebagaimana diketahui, Rena sempat mengambil Cuti Luar Tanggungan Negara (CLTN) saat hendak maju sebagai bakal calon wali Kota Bogor.
Setelah resmi mendapatkan 'tiket' Pilkada dari PDI Perjuangan dan Hanura, Rena melepas jabatannya sebagai Kadis PUPR. Bahkan, dia juga menyatakan mundur sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN).
"Beberapa waktu lalu saya sudah Cuti Luar Tanggungan Negara. Kemudian, per hari ini saya sudah mengajukan surat pengunduran sebagai ASN," ujar Rena usai mendaftar sebagai bakal calon Wali Kota Bogor di Kantor KPU, Kamis 29 Agustus 2024.
Kini, Rena dan wakilnya, Teddy Risandi sedang fokus mencari simpati warga agar dapat memenangkan Pilkada Kota Bogor 2024. ***



