POJOKBOGOR.id - Walikota Bogor, Bima Arya Sugiarto kembali melakukan perombakan terhadap beberapa pejabat struktural atau setara kepala Dinas yang ada dilingkungan Pemerintah Kota Bogor.

Kali ini ada ada 5 pejabat struktural atau setera kepada dinas yang dilakukan perombakan.

Pertama ada Kepala Dinas Sosial yang kini dipimpin oleh Dani Rahardian, Kedua Kepala Dinas Perhubungan yang kini dijabat oleh Marse Hendra Saputra, ketiga Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Bogor yang kini dipimpin oleh Adi Novan.

Baca Juga: Asmawa Tosepu ingin Cepat Tempati Pendopo Bupati Bogor

Selanjutnya yang ke empat, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Bogor, kini yang dipimpin oleh Atep Budiman.

Dan terakhir yang kelima, Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Kota Menengah, Perdagangan dan Perindustrian kini dipimpin oleh Firdaus.

Untuk diketahui, sebelumnya ada tiga kepala dinas yang mengalami kekosongan. Alasannya kososng adalah karena ketiga kepala Dinas sudah memasuki masa pensiun atau purnabakti dan mengalami rotasi mutasi.

Baca Juga: Pimpin Apel Perdana, Asmawa Tosepu ingatkan ASN Kabupaten Bogor Solid

Ketiga dinas itu yaitu Dinas Sosial (Pensiun), Dinas Perhubungan (Rotasi) dan Kesbangpol.

Tak hanya perembokan di tingkat kepala dinas, Bima Arya Sugiarto juga melakukan perombakan terhadap pejabat administrator atau setara dengan Kabid, kasie dan lain sebagainya.

Sementara itu, Bima Arya menargetkan beberapa target disisa masa jabatanya.

Pertama adalah target transportasi, tmenetibkan angkot, mematangkan konsep rerouting, mengurai titik macet.

Baca Juga: One Night in Malibu, Pergantian Tahun di Swiss-Belinn Bogor Yang Meriah dan Bertabur Hadiah

"Mempercepat implementasi program selanjutnya dari BTS, itu yang kesatu transportasi," ucap Bima kepada wartawan seusai melakukan pelantikan terhadap pejabat Struktural dan Administrator yang dilakukan di Jalan Pedati, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, Selasa (02/02/2024).

Nomor dua, lanjut Bima, ada masjid agung, yang mengalami perpanjangan pinalti selama 60 hari

"Itu akan kita kawal betul," ucap Bima

Kemudian, lanjut Bima, akselerasi pasar, jadi pembongkaran bogor plaza, kemudian pembongkaran bogor plaza, penyelesaian jambu dua dan sukasari.

"Iya harus sesuai target lah, semua bulan maret lah maksimal jambu dua dan sukasari, sehingga pasar ini (Bogor Plaza) bisa segara di bongkar," tutup Bima. ***