POJOKBOGOR.id - Permasalahan angkot listrik di Kota Bogor yang baru baru ini diujicobakan, menjadi pekerjaan rumah yang harus diurai Pj Wali Kota Bogor, Heru Antasary.
Hery Antasari mengaku akan mengecek ujicoba angkot listrik yang sedang berlangsung hingga tiga bulan ke depan.
Hery akan memastikan dan mengecek program unggulan Kota Bogor tersebut. Program angkot listrik ini merupakan inisiatif yang harus diperluas.
Baca Juga: Sampah asal BSD Tangerang Dibuang secara Ilegal di Bogor
"Programnya Pemkot (Pemerintah Kota) Bogor yang saya kira baik. Nanti akan saya coba dan saya akan cek, memastikan agar itu bisa berjalan dengan baik," kata Hery.
Lebih lanjut, ia menyampaikan, secara administrasi dalam buku acara serah terima jabatan dari Wali Kota Bogor sebelumnya dipastikan terdapat bahan evaluasi dari angkot listrik.
Ia pun memastikan akan mencari bagian mana dari program ini yang perlu dukungan dan harus dituntaskan.
Baca Juga: Jalan Cileungsi Kembali Makan Korban, Satu Pengendara Motor Tewas
Hal itu juga sudah disampaikan dalam obrolannya secara tersurat dan tersirat, dengan Wali Kota Bogor 2014-2024 Bima Arya Sugiarto, dan Wakil Wali Kota Bogor 2019-2024 Dedie A. Rachim.
"Tentu nanti itu bagian dari apa yang harus kita tuntaskan. Secara administrasi apa nih dukungan yang belum untuk angkot listrik? Itu salah satunya," ucapnya.
Dikonfirmasi terpisah, Direktur Perumda Trans Pakuan Kota Bogor Nissa Rachma Fadliya menyampaikan, saat ini pihaknya masih menunggu proses pelengkapan sistem pembayaran angkot listrik.
Sejak diuji coba pada 4 April 2024, Angkot Listrik Bogor (Alibo) yang menggunakan sistem pembayaran non tunai ini, baru bisa menggunakan kartu berbayar BRIZZI.
"Target minggu ini sudah ada tambahan kartu lain yang bisa digunakan, tapi karena masih proses jadi belum saya bisa update saat ini," kata Nissa.
Ia mengatakan, dalam perlengkapan sistem pembayaran ini memang membutuhkan waktu. Sehingga tidak lama lagi, sistem pembayaran E-Money, Flazz, Tapcash, dan QRIS bisa segera digunakan.
"Ya memang prosesnya saja butuh waktu. Segera kalau sudah ada perkembangan kami info ya," ucapnya.
Pada Kamis 4 April 2024, Pemkot Bogor melaksanakan kick off uji coba lima unit angkot listrik jurusan Cidangiang-Suryakencana, yang akan mengaspal tiga bulan ke depan.
Ada 30 titik pemberhentian angkot listrik di rute sepanjang 13 kilometer. Sistem pembayaran angkot listrik ini non tunai menggunakan kartu berbayar elektronik.
Diketahui lima angkot listrik Kota Bogor yang belum lama ini diujicoba oleh Bima Arya yang kala itu masih Wali Kota Bogor nampaknya mengalami kendala.
Diketahui lima angkot listrik di Kota Bogor temui jalan buntu saat uji coba operasional.
Lima angkot listrik di Kota Bogor ternyata belum cocok saat mengaspal di jalanan Kota Bogor yang macet parah dan harus diterapkan skema rekayasa lalu lintas dadakan untuk mengurai kemacetan itu.
Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kota Bogor, Marse Hendra Saputra mengatakan, hal itu terjadi secara situasional saja.
"Itu situasional saja. Tapi akan menjadi bahan evaluasi kita Dishub serta Perumda Transportasi Pakuan (PTP) sebagai operasional," kata Marse, Senin 22 April 2024.
Marse melanjutkan, saat macet di ruas jalan terutama di rute yang dilintasi, angkot listrik ini tidak bisa mengubah jalur secara langsung untuk menghindari kemacetan.
Mau tidak mau, angkot listrik ini harus menunggu skema rekayasa lalu lintas itu selesai dilakukan.
"Kalau untuk ngetem tidak ada karena pemberhentiannya harus di titik pemberhentian. Nah, ketika macet karena sudah tersistem jadi tidak bisa ganti rute langsung. Angkot harus tetap dirutenya," jelasnya.
Sebagai contoh, sambung Marse, saat momen libur lebaran kemarin.
Terjadi kemacetan di Ruas Jalan Suryakencana sehingga harus diterapkan skema rekayasa lalu lintas.
Kata Marse, saat itu, ruas jalan ditutup bagi kendraan yang mengarah dari arah Otista.
"Itu harus keluar rute kan karena ditutup. Tapi angkot listrik ini tidak bisa pindah rute," tambahnya.
Dishub dan Perumda Transportasi Pakuan (PTP) akan terus membahas hal ini.
Sementara itu, di sisi lain, lima angkot listrik di Kota Bogor saat ini terus mengaspal.
Kata Marse, lima angkot listrik ini mengaspal sampai malam hari.
"Berhubung cuman ada lima angkot listrik, jadi gak begitu kelihatan. Tapi, kita untuk ujicoba ini sampai malam hari," tandasnya.



