POJOKBOGOR.id - Pj Bupati Bogor Asmawa Tosepu meninjau Jalan Bojonggede-Kemang (Jalan Bomang) di Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor, Jumat (8/3). Asmawa pun berencana mengalihkan anggaran yang telah tersesat di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk melanjutkan pembangunan Jalan Bomang.

Menurutnya, di samping 'PR' besar pembangunan jalan layang (fly over) untuk menyambungkan Jalan Bomang dengan Jalan Tegar Beriman, masih ada pekerjaan yang masih bisa ditangani oleh Pemkab Bogor.

"Yang perlu dilanjutkan, di antaranya satu jembatan dengan bentangan sekitar 135 meter, kemudian jalur lambat di dua sisi sepanjang kurang lebih 3,2 kilometer," kata Asmawa Tosepu.

Baca Juga: Kang AW Lolos ke Senayan jadi Pencapaian Fenomenal NasDem dan BALAWA

Menurutnya, jika Jalan Bomang telah selesai secara sempurna, akan berdampak nilai ekonomi yang tinggi bahi masyarakat sekitar. Terlebih Jalan Bomang akan mendekatkan masyarakat di Parung, Kemang, Tajurhalang menuju pusat kota Cibinong.

"Kita tadi melihat langsung bagaimana jalan itu sudah difungsikan sudah berfungsi dan sangat ramai digunakan oleh warga masyarakat," kata Asmawa Tosepu.

*Geser Anggaran*

Asmawa Tosepu juga akan menginventarisasi program kegiatan di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang tidak terlalu penting, untuk dialihkan anggarannya demi kelanjutan pembangunan Jalan Bomang.

"Kita akan lakukan rasionalisasi kegiatan di masing-masing OPD. Jika belum mendesak untuk dilaksanakan tahun 2024, kita akan coba kita alokasikan untuk pembangunan jalur lambat, termasuk jembatan tadi sepanjang 135 meter dan lebar 12,5 meter di Jalan Bomang," tegas Asmawa.

Dia berharap rasionalisasi dapat dilakukan segera, sehingga pembangunan jalur lambat dan jembatan dapat dilakukan pada pertengahan tahun dan rampung pada akhir tahun 2024 ini.

Baca Juga: Dishub Kabupaten Bogor Dorong Peningkatan Kualitas Pelayanan Sektor Transportasi

"Tahun ini harus selesai, ini bisa mempermudah, memperlancar aksesibilitas masyarakat, kemudian yang kedua kalau ini sudah berfungsi secara penuh secara utuh, paling tidak jalur lambatnya maka saya yakin akan terjadi pertumbuhan ekonomi di kawasan itu, pasti akan banyak perumahannya harga tanah juga pasti secara otomatis akan meningkat kemudian pertumbuhan ekonomi lainnya bisa berdagang di sepanjang jalan itu saya yakin akan ada akses," tegas Asmawa. ***