POJOKSATU.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor, belum bisa melaksanakan program kegiatan yang tertuang dalam APBD 2023. Pasalnya, masih terdapat defisit anggaran sekitar di atas Rp300 miliar, sehingga mengharuskan adanya realokasi anggaran dalam waktu dekat ini.

"Kita belum bergerak untuk melangsungkan program kegiatan. Karena setelah dievaluasi gubernur ada defisit sekitar Rp300 miliar, jadi kita harus refocusing anggaran," kata Iwan Setiawan, Jumat (10/2).

Defisit itu, disebabkan perhitungan Sisa Lebih Penggunaan Anggaran (SiLPA) di luar prediksi pada akhir tahun 2022. Pasalnya, saat APBD 2023 Kabupaten disahkan pada akhir November 2022, SiLPA diprediksi sekitar Rp700 miliar.

Namun, pada akhir Desember 2022, penyerapan anggaran di Kabupaten Bogor cukup baik, sehingga menyisakan SiLPA hanya sekitar Rp350 miliar.

"Jadi harus ada refokusing. Akan dipilih lagi mana program prioritas yang harus didahulukan," kata Iwan.

(Rishad Noviansyah)