BOGOR.POJOKSATU.id - Mungkin masih banyak diantara kalian yang tidak tahu jika Sesar Citarik adalah salah satu sesar aktif yang berada di Jawa Barat, tepatnya memanjang dari wilayah Pelabuhan Ratu yakni Sukabumi hingga ke arah utara menuju Subang.
Sesar ini termasuk kedalam jajaran patahan besar di Jawa bagian barat yang terbentuk akibat dari kompleksnya pergerakan lempeng Indo-Australia yang menunjam ke bawah Lempeng Eurasia.
Yang membuatnya menjadi perhatian warga Bogor adalah dikarenakan posisi jalurnya berada di kawasan padat penduduk seperti misalnya Sukabumi, Cianjur, dan juga Bogor.
Dan jika terjadi penggerakan besar maka diperkirakan akan menimbulkan kerugian besar bagi masyarakat. Bahkan Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim mengimbau kepada masyarakat untuk menyiapkan tas siaga.
Warga dimintanya harus neningkatkan kesadaran terhadap dampak yang akan terjadi akibat Sesar Citarik.
“Sebagai Kota yang berada dalam jalur Sesar Citarik maka kita harus selalu mewaspadai resiko ini. Siapkan Ransel atau Tas Siaga Bencana sebagai antisipasi,” ungkap Dedie.
Dedie menerangkan pembangunan infratruktur di wilayahnya juga akan diperhitungkan. Apalagi aktivitas Sesar Citarik ini berpotensi memiliki getaran yang cukup besar.
“Iya termasuk juga memperhitungkan langkah teknis meminimalisir dampak dalam pembangunan infrastruktur,” tambahnya.
Ia juga mengaku jika sosialisasi terhadap Sesar Citarik ini terus dilakukan pada masyarakat Kota Bogor. ***



