BOGOR.POJOKSATU.id - Pemerintah Kota Bogor tengah bersiap menghadirkan solusi konkret atas persoalan kemacetan kronis yang kerap terjadi di kawasan Simpang Ciawi, Kecamatan Bogor Selatan.
Dalam upaya mengurai kepadatan lalu lintas di titik tersebut, Pemkot Bogor menjalin kerja sama dengan PT Trans Jabar Tol dan PT Suryamas Duta Makmur untuk membangun akses tol baru yang terhubung langsung ke Jalan Tol Bocimi (Bogor–Ciawi–Sukabumi).
Kesepakatan kerja sama antara pemerintah kota dan pihak swasta itu diformalkan dalam penandatanganan nota kesepahaman (MoU) yang digelar di kawasan Rancamaya.
Hadir dalam acara tersebut Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim, Direktur Utama PT Trans Jabar Tol Abdul Hakim Supriyadi, serta sejumlah perwakilan dari pengembang properti dan perusahaan yang turut mendukung proyek ini.
Wali Kota Dedie menyatakan bahwa pembangunan akses tol yang dinamakan Tol Ciawi Selatan ini menjadi pilihan rasional dan cepat guna menjawab persoalan kepadatan lalu lintas di wilayah perbatasan tersebut.
Menurutnya, solusi membangun ramp off atau jalur keluar tol di wilayah Bogor Selatan lebih mudah diwujudkan daripada merealisasikan pembangunan flyover atau jalan layang yang membutuhkan biaya besar dan proses yang lebih panjang.
“Dengan adanya akses tol baru ini, kendaraan dari arah Sukabumi, Cianjur, dan kawasan Puncak bisa langsung masuk tol tanpa harus melewati Simpang Ciawi yang selama ini menjadi titik kemacetan,” jelas Dedie.
Proyek ini dijadwalkan mulai dikerjakan pada tahun 2026, dan ditargetkan rampung pada akhir tahun yang sama.
Kehadiran ramp tol ini diharapkan dapat memperlancar arus kendaraan serta mendongkrak pertumbuhan ekonomi di kawasan Bogor Selatan, karena aksesibilitas yang membaik akan mendorong aktivitas masyarakat dan pelaku usaha di sekitarnya.
Seiring dengan rencana pembangunan ini, Pemkot Bogor bersama pihak pengembang akan terus melakukan koordinasi teknis dan pemenuhan perizinan kepada Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), agar proses pengerjaan dapat berjalan tepat waktu dan sesuai regulasi.
Lebih dari sekadar infrastruktur lalu lintas, proyek akses tol ini juga dipandang sebagai upaya mendorong kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta dalam mempercepat pembangunan kota.
Ramp tol Ciawi Selatan bukan hanya solusi jangka pendek atas kemacetan, tetapi juga investasi strategis untuk masa depan mobilitas dan pertumbuhan wilayah Bogor Selatan.
Dengan semangat kolaboratif dan visi pembangunan berkelanjutan, diharapkan akses tol baru ini akan menjadi pintu gerbang baru kemajuan kawasan selatan Kota Bogor, serta membawa dampak positif yang dirasakan langsung oleh masyarakat. ***



