BOGOR.POJOKSATU.id - Konektivitas transportasi massal di wilayah Bogor kembali diperkuat. Pemerintah Kota Bogor mengajukan rencana pembukaan rute baru Transjabodetabek yang menghubungkan Jakarta hingga Terminal Bubulak.
Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, mengungkapkan bahwa usulan tersebut telah disampaikan langsung kepada Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung. Namun, realisasinya masih menunggu pembahasan lebih lanjut antara kedua pihak.
“Usulan rute Transjabodetabek Jakarta–Terminal Bubulak sudah kami sampaikan, tetapi masih perlu dibahas secara detail,” ujar Dedie, Rabu (15/4/2026).
Menurutnya, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta perlu mempertimbangkan sejumlah aspek penting sebelum rute tersebut bisa direalisasikan. Salah satunya berkaitan dengan kesiapan anggaran subsidi serta dukungan armada dari pihak operator.
“DKI harus menyiapkan skema subsidi, sementara TransJakarta juga harus memastikan kesiapan unit dan operasionalnya,” jelasnya.
Dorongan pembukaan rute baru ini tidak lepas dari tingginya minat masyarakat terhadap layanan Transjabodetabek yang sudah berjalan, khususnya koridor P11 rute Blok M–Botani Square.
Rute tersebut dinilai sukses menarik perhatian warga, dengan jumlah penumpang yang terus meningkat setiap harinya. Rata-rata, sekitar 5.000 penumpang menggunakan layanan tersebut setiap hari kerja.
Bahkan, lonjakan signifikan terjadi saat akhir pekan. Data dari Dinas Perhubungan Kota Bogor mencatat, jumlah penumpang bisa mencapai 6.500 orang per hari pada Sabtu dan Minggu.
Tingginya animo masyarakat ini menjadi sinyal kuat bahwa kebutuhan akan transportasi umum terintegrasi di kawasan Bogor dan sekitarnya semakin mendesak.
Jika rute hingga Terminal Bubulak terealisasi, diharapkan akses mobilitas warga semakin luas, sekaligus mengurangi ketergantungan pada kendaraan pribadi yang selama ini menjadi salah satu penyebab kemacetan di Kota Bogor.***



