POJOKBOGOR.id — Setelah bertahun-tahun mengandalkan lokasi pinjaman, Pramuka Kota Bogor bersiap punya rumah sendiri.

Bumi perkemahan mandiri segera dikembangkan di Desa Sukadamai, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor.

Ketua Kwarcab Pramuka Kota Bogor, Denny Mulyadi, memastikan lahan tersebut tidak hanya diperuntukkan bagi kegiatan internal Pramuka.

Fasilitas bumi perkemahan atau buper ini dirancang terbuka untuk umum dan mulai dikembangkan secara bertahap pada 2026.

Denny menyampaikan hal itu saat meninjau langsung lokasi buper, Minggu (1/2/2026).

Lahan seluas sekitar 17.140 meter persegi tersebut sebenarnya bukan rencana baru.

Perencanaan sudah bergulir sejak 2024, bahkan akarnya ada sejak masa kepemimpinan Ketua Kwarcab sebelumnya, Dedie Rachim.

Saat ini, status lahan sudah memiliki hak guna pakai dari Pemkot Bogor.

“Insyaallah awal tahun ini kita mulai dengan cut and fill. Setelah itu bertahap dibangun sarana penunjang seperti MCK, musala, dan fasilitas lain,” ujar Denny.

Menurutnya, peninjauan ini menjadi langkah awal merealisasikan harapan panjang anggota Pramuka di Kota Bogor yang menginginkan fasilitas perkemahan mandiri.

Lahan tersebut diproyeksikan menjadi pusat kegiatan yang representatif, baik bagi anggota Pramuka maupun masyarakat luas.

Denny menyebut, pembangunan buper ini juga diharapkan menjadi jejak nyata kepemimpinannya atau legacy selama menakhodai Kwarcab Pramuka Kota Bogor periode 2022–2027.

Dalam 12 bulan ke depan, fokus utama masih berada di meja perencanaan dan koordinasi lintas sektor.

Kwarcab Pramuka Kota Bogor juga membuka ruang kolaborasi dengan pihak ketiga untuk ikut terlibat dalam pembangunan fisik sarana dan prasarana.

“Target kami perencanaan dulu. Mudah-mudahan dalam 12 bulan pemanfaatan lahannya sudah jelas. Setelah itu baru kita optimalkan dengan pihak-pihak yang bisa bekerja sama,” katanya.

Ke depan, bumi perkemahan ini tidak hanya ditujukan bagi Pramuka Kota Bogor.

Satuan Pramuka dari luar daerah hingga masyarakat umum diproyeksikan bisa memanfaatkan fasilitas tersebut, sekaligus menghidupkan ekosistem kegiatan luar ruang yang sehat dan positif.

“Pengurus Kwarcab berkomitmen mengakselerasi program kerja agar lebih progresif dari tahun-tahun sebelumnya,” ujar Denny.

Ia berharap, dengan fasilitas buper yang memadai, proses pembentukan karakter generasi muda lewat gerakan Pramuka di Kota Bogor bisa berjalan lebih optimal dan membawa organisasi ke arah yang lebih profesional.