POJOKBOGOR.id - Selain pejabat di Dinas Pendidikan Kota Bogor yang digeser, Wali Kota Bogor, Bima Arya juga menggeser delapan kepala sekolah tingkat SMP di Kota Bogor.
Dari 8 Kepsek di Kota Bogor yang digeser, dua mengalami peningkatan jabatan yang sebelumnya hanya guru.
Bima Arya mengatakan, rotasi Kepsek di Kota Bogor kali ini adalah pembelajaran dan pembenahan atas persoalan yang ada dalam PPDB kemarin.
Baca Juga: Bima Arya Bakal Rotasi Sejumlah Pejabat Akibat Kecurangan Sistem Zonasi Kota Bogor Pada PPDB 2023
"Saya menggunakan kewenangan yang saya miliki untuk melakukan penyegaran pimpinan sekolah di SMP dan SD," ujar Bima Arya kepada wartawan seusai melakukan pelantikan terhadap pejabat struktural dan kepala sekolah di Dinas Pendidikan Kota Bogor, Senin (31/07/2023).
Bima Arya juga mengungkapkan bahwa dirinya telah memegang laporan dari inspektorat terkait dengan pelaksanaan PPDB.
"Ada 30 halaman dan dari sini lah kita lakukan langkah konkrit pembenahan. Pembenahan itu ada di disdukcapil, jadi saya minta operator tidak lagi memiliki kewenangan otorisasi tanda tangan elektronik," ucap Bima Arya.
Baca Juga: Sekolah di Kota Bogor jadi Percontohan Sekolah Sehat di Jawa Barat
Menurut Bima Arya, otoritas itu harus ada di pimpinan struktural diatas.
"Dan saya minta dilakukan pergeseran, pergantian seluruh operator. Ya karena ini bukan kewenangan walikota disdukcapil ini. Jadi saya minta kepala dinas menyesuaikan itu dan menarik kembali kewenangan otoritasi terkait dengan perpindahan dokumen kependudukan di tingkat operator," ucap Bima Arya.
Kemudian, lanjut Bima Arya, disdukcapil harus juga memiliki sistem sehingga satu tahun sebelum PPDB itu persyaratan untuk pindah domisili atau menitip family lain tidak dilakukan tidak boleh ada lagi family lain.
"Dari dinas pendidikan saya minta juga evaluasi mengenai sistem, tidak dilakukan dengan baik verivikasi administrasi scan barcode dari administrasi pendaftar kemudian verivikasi faktual dilapangan tidak dilakukan sehingga menimbulkan banyak persoalan," tambah Bima Arya.
"Dan dinas pendidikan juga harus membentuk panitia khusus ppdb ini, Seperti tahun lalu yang tidak dilakukan," sambung Bima Arya.
"Jadi saya menegur keras dua dinas ini sebagaian dilakukan pergeseran, tetapi sistem harus dilakukan pembenahan," tutup Bima Arya saat pelantikan terhadap pejabat struktural Disdik dan Kepsek di Kota Bogor.
Reporter : Adi Wirman



