BOGOR.POJOKSATU.id - Polisi bergerak cepat menindaklanjuti kasus dugaan pengeroyokan yang melibatkan sejumlah pelajar di kawasan Ciheuleut, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor. Lima dari enam terduga pelaku berhasil diamankan oleh jajaran kepolisian pada Kamis (4/6/2026).
Kasus tersebut sebelumnya menjadi perhatian publik setelah beredar informasi mengenai aksi penganiayaan yang dilakukan sekelompok pelajar terhadap seorang remaja yang juga masih berstatus pelajar.
Kasi Humas Polresta Bogor Kota, Ipda Imam Dwi, membenarkan bahwa pihaknya telah mengamankan lima orang yang diduga terlibat dalam peristiwa tersebut. Polisi juga telah melakukan serangkaian penyelidikan untuk mengungkap kronologi dan motif di balik kejadian itu.
“Sudah ada lima orang yang diamankan. Saat ini proses pemeriksaan masih berlangsung untuk mendalami peran masing-masing pelaku,” ujar Imam kepada awak media, Kamis (4/6/2026).
Menurut Imam, hasil penelusuran awal menunjukkan terdapat tujuh orang yang terlibat dalam kasus tersebut. Dari jumlah itu, enam orang berstatus sebagai terduga pelaku, sedangkan satu orang lainnya merupakan korban penganiayaan.
“Ada tujuh orang yang terlibat, enam terduga pelaku dan satu korban,” ungkapnya.
Polisi juga telah berhasil mengidentifikasi seluruh pihak yang terlibat dalam insiden tersebut. Langkah selanjutnya adalah melakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap para pelaku serta mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi untuk melengkapi proses penyidikan.
Berdasarkan hasil pendalaman sementara, para pelajar yang terlibat diketahui berasal dari dua sekolah berbeda di Kota Bogor. Informasi ini menjadi salah satu fokus penyelidikan untuk mengetahui latar belakang terjadinya aksi kekerasan tersebut.
Selain melakukan pemeriksaan terhadap para pelaku, kepolisian juga berkoordinasi dengan pihak sekolah guna memperoleh informasi tambahan terkait para siswa yang terlibat. Kerja sama tersebut dilakukan untuk mendukung proses penyelidikan sekaligus mencegah terulangnya kejadian serupa di lingkungan pelajar.
“Kami juga berkoordinasi dengan pihak sekolah untuk pendalaman lebih lanjut,” kata Imam.
Hingga saat ini, polisi masih memburu satu terduga pelaku lainnya yang belum diamankan. Sementara itu, kondisi korban terus dipantau dan keterangannya telah diambil untuk membantu mengungkap secara jelas rangkaian peristiwa yang terjadi.
Polresta Bogor Kota mengimbau para pelajar untuk menghindari tindakan kekerasan dalam menyelesaikan persoalan. Kepolisian juga meminta peran aktif orang tua dan pihak sekolah dalam melakukan pengawasan serta pembinaan terhadap siswa agar tidak terlibat dalam tindakan yang melanggar hukum.
Kasus ini masih dalam penanganan kepolisian. Penyidik akan menentukan langkah hukum selanjutnya setelah seluruh pemeriksaan dan pengumpulan alat bukti selesai dilakukan.***


