POJOKBOGOR.id - Commuter Line Bogor menjadi salah satu jalur penting dalam jaringan kereta api perkotaan Jabodetabek. Jalur yang dikenal dengan sebutan Red Line ini menghubungkan Bogor dan Depok dengan Jakarta Kota.

Tingginya aktivitas perjalanan membuat lintas Bogor menjadi salah satu koridor yang memiliki mobilitas penumpang sangat padat. Setiap hari, masyarakat Bogor dan Depok menggunakan KRL untuk beraktivitas menuju Jakarta dan wilayah sekitarnya.

Mengutip informasi Wikipedia, relasi Bogor-Depok-Jakarta Kota memiliki panjang sekitar 54,823 kilometer. Layanan ini beroperasi secara pulang-pergi dengan frekuensi perjalanan yang tinggi.

Nama Red Line sendiri merujuk pada warna merah yang digunakan untuk menandai jalur tersebut dalam peta jaringan Commuter Line Jabodetabek.

Namun, nama tersebut bukanlah sebutan yang digunakan sejak awal. Jalur Bogor sebelumnya memiliki nama Lin Sentral atau Central Line dengan kode “C”.

Lin Sentral Berubah Jadi Lin Bogor

Perubahan nomenklatur terjadi pada 28 Mei 2022, bersamaan dengan penerapan grafik perjalanan kereta api (Gapeka) baru pada jaringan Commuter Line Jabodetabek.

Sejak saat itu, Lin Sentral berganti nama menjadi Lin Bogor dengan kode “B”.

Perubahan tersebut tidak hanya menyangkut nama. Pola perjalanan sejumlah layanan Commuter Line di Jabodetabek juga mengalami penataan.

Pada periode yang sama, rute menuju Stasiun Nambo turut dimasukkan ke dalam Lin Bogor. Penataan ini dilakukan seiring dengan dihentikannya pola operasi Lin Lingkar atau Loop Line.

Pola Perjalanan KRL Ikut Berubah

Sebelum perubahan pada 2022, beberapa layanan Commuter Line menggunakan jalur yang sama pada sejumlah segmen.

Lintas Jakarta Kota-Manggarai sebelumnya digunakan bersama oleh Commuter Line lintas Cikarang. Sementara jalur Manggarai-Bogor juga digunakan bersama layanan Lin Lingkar.

Setelah pola perjalanan baru diterapkan, layanan Lin Lingkar dihentikan. Jalur yang sebelumnya digunakan untuk perjalanan melingkar kemudian mengalami perubahan pola operasi.

Lin Cikarang mengambil alih pola perjalanan di jalur melingkar Jatinegara dan tidak lagi melayani perjalanan hingga Jakarta Kota.

Sementara itu, layanan Lin Bogor menjadi layanan yang melayani perjalanan pada segmen Jakarta Kota-Manggarai hingga menuju Depok dan Bogor.

Perubahan tersebut membuat pola perjalanan KRL di wilayah Jabodetabek menjadi lebih tersegmentasi sesuai lintas masing-masing.

Jalur Penting bagi Mobilitas Bogor-Jakarta

Hingga kini, relasi Bogor-Depok-Jakarta Kota tetap menjadi salah satu koridor penting dalam jaringan Commuter Line Jabodetabek.

Bagi masyarakat Bogor dan Depok, keberadaan jalur ini menjadi bagian dari mobilitas harian menuju Jakarta. Frekuensi perjalanan yang tinggi juga menjadikan Commuter Line Bogor memiliki peran penting dalam menghubungkan kawasan penyangga dengan pusat aktivitas perkotaan.

Dengan sejarah panjang dan perubahan pola operasi yang telah terjadi, sebutan Red Line kini lekat dengan perjalanan KRL yang menghubungkan Bogor, Depok, hingga Jakarta Kota.