BOGOR.POJOKSATU.id — Kunjungan pasien ke sejumlah rumah sakit di Kota Bogor mengalami peningkatan dalam beberapa waktu terakhir.

Lonjakan tersebut kini menjadi perhatian Dinas Kesehatan atau Dinkes Kota Bogor yang melakukan pemantauan terhadap 22 rumah sakit di wilayah tersebut.

Berdasarkan hasil pemantauan, peningkatan kunjungan pasien terjadi di sejumlah fasilitas kesehatan dengan angka yang cukup tinggi.

RS Bhayangkara tercatat mengalami peningkatan kunjungan tertinggi, yakni mencapai 73 persen. Kemudian disusul RS UMMI dan RS PMI yang masing-masing mengalami kenaikan sebesar 65 persen.

Sementara itu, peningkatan kunjungan di RS Hermina dan RS Mayapada tercatat mencapai 63 persen.

Meningkatnya jumlah pasien bahkan sempat berdampak pada kepadatan layanan Instalasi Gawat Darurat .

Dalam kondisi tertentu, ruang IGD disebut sempat penuh oleh pasien, termasuk mereka yang datang dengan keluhan infeksi saluran pernapasan akut atau ISPA.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor, Erna Nuraena, mengatakan pihaknya terus memantau perkembangan kondisi di seluruh rumah sakit.

Pemantauan tidak hanya dilakukan terhadap jumlah kunjungan pasien, tetapi juga keterisian layanan hingga jenis penyakit yang paling banyak ditangani.

“Pemantauan terus kami lakukan bersama seluruh rumah sakit, baik terhadap kunjungan pasien, keterisian layanan maupun perkembangan penyakit,” ujar Erna.

Menurut Dinkes, pemantauan tersebut penting dilakukan untuk memastikan layanan rumah sakit tetap berjalan optimal di tengah meningkatnya jumlah masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan.

Kondisi lonjakan kunjungan ini juga menjadi perhatian karena bersamaan dengan meningkatnya kasus gangguan pernapasan, termasuk ISPA.

Dinkes Kota Bogor akan terus berkoordinasi dengan rumah sakit untuk melihat perkembangan jumlah pasien dan memastikan kapasitas layanan tetap dapat memenuhi kebutuhan masyarakat. ***