PojokBogor.Id - Libur akhir tahun selalu menjadi waktu favorit untuk bepergian.

Namun, tingginya minat wisata juga meningkatkan risiko penipuan.

Mulai dari agen travel fiktif, tiket palsu, sewa villa bodong, hingga promo liburan yang tidak masuk akal.

Baca Juga: Musim Liburan Tiba! Begini Cara Berkendara Aman agar Perjalanan Tetap Nyaman

Karena itu, wisatawan perlu lebih teliti sebelum melakukan transaksi apa pun.

Berikut tips menghindari penipuan wisata akhir tahun:


1. Hindari Promo Terlalu Murah

Jika harga jauh di bawah standar pasaran, besar kemungkinan itu penipuan.

Baca Juga: Wisata Kekinian Bogor 2025! Deretan Tempat Instagramable yang Sedang Hits

Banyak korban tergiur dengan promo “70% off” atau “tiket masuk murah tanpa antre”, padahal semua palsu.


2. Hanya Gunakan Platform Resmi

Lakukan pemesanan hotel, villa, atau tiket wisata melalui platform terpercaya.

Baca Juga: Hujan hingga Kabut Tebal di Puncak, Ini Panduan Aman untuk Wisata Akhir Tahun

Selalu cek rating dan ulasan terbaru dari pengguna lain.


3. Waspada Sewa Villa Bodong

Kasus penipuan sewa villa meningkat tiap akhir tahun.

Pastikan nomor kontak valid, cek lokasi lewat Google Maps, minta video real-time, dan bayar melalui rekening resmi, bukan atas nama perorangan mencurigakan.


4. Hindari Pembayaran Full Tanpa Bukti Jelas

Pembayaran DP jauh lebih aman daripada full payment.

Baca Juga: Kebun Raya Bogor Simpan Ribuan Tanaman Langka, Begini Peran Krusialnya bagi Masa Depan Ekologi

Jika penjual memaksa pembayaran penuh tanpa invoice resmi, lebih baik batal.


5. Cek Keaslian Tiket Wisata

Beberapa oknum menjual tiket wisata palsu.

Baca Juga: Kebun Raya Bogor Simpan Ribuan Tanaman Langka, Begini Peran Krusialnya bagi Masa Depan Ekologi

Selalu beli via aplikasi resmi atau loket resmi destinasi wisata.


6. Waspada Modus Penipuan Transportasi

Jangan mudah percaya kepada “calo travel” di media sosial.

Baca Juga: Kebun Raya Bogor Terus Berbenah, Ini Deretan Fasilitas Baru untuk Pengunjung

Gunakan agen perjalanan yang memiliki izin usaha.


7. Simpan Semua Bukti Transaksi

Mulai dari screenshot chat, invoice, hingga bukti transfer.

Jika terjadi penipuan, bukti ini memudahkan proses pelaporan ke pihak berwenang.

Dengan kewaspadaan dan pengecekan informasi, wisatawan dapat menikmati liburan tanpa ancaman penipuan yang kian marak menjelang akhir tahun.***