POJOKBOGOR.id - Sejumlah wilayah di Indonesia telah memasuki musim hujan bahkan beberapa titik mengalami hujan dengan intensitas tinggi pada bulan ini.
Bogor dan Bandung telah masuk ke musim hujan dengan rata-rata hujannya lebih dari 200 mm.
Pakar klimatologi dan perubahan iklim, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Erma Yulihastin menjelaskan Bogor menerima hujan rata-rata dalam 10 hari sekitar 255 mm. Diperkirakan akan naik dua kali pada Oktober mendatang.
Baca Juga: Nama Tiga Pejabat Baru yang Berhasil Dilantik Bupati Bogor Hari Ini di Alun-alun Jonggol
"Nah sama seperti Bandung ya, Bandung itu, kenapa konsennya dua ini? Karena kita melihat potensi cuaca ekstremnya memang tinggi di kedua wilayah. Ya sama, Bandung juga sudah mengalami musim hujan di dasarian pertama di Oktober, dan Bandung juga akan mengalami peak juga sama, itu hampir 490 millimeter untuk Oktober yang dasarian kedua," kata Erma, Rabu 10 September 2025.
Jakarta juga mengalami curah hujan tinggi pada bulan ini. Namun intensitasnya tak setinggi seperti yang terjadi di Bogor dan Bandung.
Baca Juga: INFO! Besok Bakal Ada Gangguan Pasokan Air di Beberapa Daerah Kota Bogor, Ini Daftarnya
Kota Jakarta mengalami puncak musim hujan bulan Oktober. Namun sedikit terlambat dari Bogor dan juga Bandung.
Begitu juga intensitas saat puncak juga tak setinggi kedua kota tersebut. Di Jakarta, curah hujan bulan depan hampir 200 mm.
"Curah hujannya tidak setinggi Bogor, tapi mengalami peningkatan secara gradual, mengalami peningkatan hujan secara gradual, dengan nanti Oktober dasarian ketiga itu curang hujannya bisa mencapai 193 millimeter, artinya hampir mencapai 200 millimeter," jelasnya.
Baca Juga: Bupati Rudy Susmanto Lantik Tiga Pejabat Tinggi di Jonggol
"Tapi tidak setinggi tadi yang Bogor sampai 400, Bandung juga sampai 400 di bulan Oktober gitu ya. Jadi September ini baru permulaan kita mengalami awal musim hujan," tutur Erma.



