POJOKBOGOR.id - Proses pengerjaan perbaikan Jembatan Cibalok Bogor yang berlokasi di Jalan Raya Tajur membuat lalu lintas alami kemacetan sejak pembangunan dimulai.
Mengingat volume kendaraan yang melintas di jalan nasional setiap harinya itu cukup tinggi imbas pembangunan Jembatan Cibalok Bogor. Sehingga butuh kehadiran petugas untuk senantiasa membantu lancaranya lalu lintas.
Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin ingin memastikan kehadiran petugas Dinas Perhubungan (Dishub) siaga dengan mengecek jalur Jembatan Cibalok Bogor tersebut.
Baca Juga: Psikiater: Kecanduan Judi Setara dengan Gangguan Jiwa Kronis
“Saya mewakili Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor memohon maaf kepada warga yang melintasi Jalan Raya Tajur. Ada proyek perbaikan struktur Jembatan Cibalok tepatnya di depan Ramayana,” kata Jenal Mutaqin.
Ia mengungkapkan, proses perbaikan Jembatan Cibalok Bogor ini memakan waktu hingga Oktober mendatang. Sehingga Jenal Mutaqin menilai kehadiran petugas menjadi sangat penting di lokasi tersebut.
Baca Juga: Warga Kampung Tokyo Malasari Kesulitan Akses Kesehatan, Harus Tempuh 20 Km ke Puskesmas
“Tadi saya cek masih kosong (petugasnya). Namun Insyaallah ke depan petugas kita pastikan ada di lokasi. Dan kita coba beberapa alternatif,” ungkapnya.
Alternatif tersebut ialah rekayasa arus lalu lintas agar kemacetan tidak mengular panjang seperti yang terjadi. Misalnya saja, buka tutup jalur kendaraan secara bergantian.
“Karena kalau berbarengan itu akan menimbulkan crossing dan crowded. Bahkan tidak bisa maju, stuck,” terangnya.
Baca Juga: Kota Bogor Serius Perangi Rokok: Kepatuhan Naik, Tapi Mal Masih Bandel
Meskipun perbaikan jembatan ini milik Pemerintah Pusat, namun Jenal Mutaqin memastikan kehadiran Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor untuk mengawasi dan ikut membantu jalannya lalu lintas.
“Saya juga suruh pasang papan proyeknya biar masyarakat tahu kapan akan selesai. Sekali lagi kami mohon maaf kepada warga Bogor, terutama pengguna Jalan Raya Tajur,” ungkapnya.
Jenal Mutaqin menambahkan, bahwa perbaikan ini semata-mata untuk keselamatan dan keamanan pengguna jalan. Dengan harapan penyelesaian perbaikan tak melewati target yang sudah ditentukan.
“Jembatan Cibalok Bogor bisa lebih kuat ke depannya sehingga aman untuk pengendara,” tutupnya.



