POJOKSATU.id, BOGOR - Kapolsek Tanah Sareal Kompol Ariani mengimbau warga di wilayahnya agar mewaspadai aksi pencurian kendaraan bermotor (Curanmor).

Imbauan tersebut tersebut disampaikan Kompol Ariani menyusul banyaknya kasus curanmor yang terjadi di komplek Bukit Cimanggu City, Kelurahan Cibadak, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor.

Informasi yang dihimpun Pojok Bogor, sebanyak 7 kasus curanmor terjadi di komplek BCC selama seminggu terakhir.

Kompol Ariani belum bisa memastikan jumlah tersebut karena harus mengecek terlebih dahulu kebenarannya. Namun dia mengakui aksi pencurian motor beberapa kali di BCC.

Menurut Ariani, bukan hanya masyarakat umum yang menjadi korban curanmor. Salah satu anggota Polri juga menjadi korban. Sepeda motornya disikat maling.

"Ada anggota juga yang jadi korban. Jadi, bulan hanya masyarakat biasa yang kemalingan. Ini harus diwaspadai," kata Ariani saat dihubungi Pojok Bogor, Jumat, 20 September 2024.

Polsek Tanah Sareal, kata dia, akan menindaklanjuti kasus curanmor di Bukit Cimanggu City dengan memburu para pelaku.

"Kita akan buru pelakunya. Tapi kita tidak bisa menjamin para pelaku bisa ditangkap," kata Ariani.

Karena itu, Ariani mengimbau kepada warga di wilayah Tanah Sareal, khususnya Bukit Cimanggu City agar melakukan pengamanan mandiri dengan ketat.

"Tingkatkan pengaman pada kendaraan. Kunci pagarnya. Pasangan gembok pada kendaraan. Kalau perlu, pasang 5 gembok," kata Ariani.

Ariani mengaku belum mengetahui berapa warga yang melaporkan kasus curanmor ke Polsek Tanah Sareal.

"Datanya bisa dikonfirmasi ke Kanit Reskrim Polsek Tanah Sareal," tandas Ariani.

Menurutnya, aksi pencurian motor terjadi di beberapa wilayah di Kota Bogor selama sebulan terakhir.

"Jadi ini merata, tidak hanya terjadi di Tanah Sareal, kecamatan lain juga banyak bulan ini," tandas Ariani.

Sementara itu, Ketua RT 05 RW 14, Kelurahan Cibadak, Bambang Suyikno mengimbau warganya agar lebih memperketat pengaman kendaraannya.

"Mohon perhatian untuk semua warga, dua malam ini ada 4 unit curanmor (motor) di lingkungan RW kita (RW 14)," kata Bambang di grup WhatsaApp warga RT 05.

"Mohon untuk waspada dan lakukan penguncian kendaraan bermotor anda. Malam kemarin 2 unit malam, tadi 2 unit, sepertinya lingkungan kita lagi sedang menjadi target," tambah Bambang. ***