POJOKBOGOR.id - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor, bersama dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor, memberikan perhatian serius terhadap keberadaan pohon-pohon rindang yang memerlukan pemeliharaan guna mencegah bencana pohon tumbang.
Cuaca ekstrem yang sering melanda Kota Bogor, terutama hujan deras dan angin kencang, meningkatkan risiko pohon tumbang yang dapat mengancam keselamatan warga.
Kepala BPBD Kota Bogor, Hidayatulloh, menjelaskan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperumkim) Kota Bogor untuk memetakan pohon-pohon yang berpotensi tumbang.
Menurutnya, Pemkot Bogor perlu mengambil langkah cepat dalam peremajaan dan pemangkasan pohon, terutama mengingat tingginya potensi anomali cuaca yang bisa memicu bencana.
Baca Juga: Isu Wahabi Mencuat, Nahdiyin dan Ulama Kharismatik Terdepan Mendukung Dokter Rayendra-Eka Maulana
"Kami berkomunikasi dengan Bidang Pertamanan untuk memastikan mitigasi pohon-pohon besar. Jika pohon dinilai tidak layak, perlu dilakukan peremajaan, dan jika layak, pemangkasan harus dilakukan, terutama pada dahan yang rapuh atau kropos," kata Hidayatulloh, Kamis (5/9/2024).
Sementara itu, Kepala Disperumkim Kota Bogor, Juniarti Estiningsih, menambahkan bahwa Pemkot Bogor telah memprioritaskan pemangkasan pohon-pohon yang rawan tumbang, terutama di musim pancaroba ini.
Namun, intervensi langsung hanya bisa dilakukan pada pohon-pohon yang berada di bawah kewenangan Pemkot, sementara untuk wilayah yang menjadi kewenangan Provinsi atau Pusat, koordinasi dilakukan dengan pihak terkait.
"Setiap tahun, kami melakukan pengecekan dan pemeliharaan pohon, khususnya di wilayah yang menjadi tanggung jawab Pemkot Bogor. Untuk wilayah kewenangan Provinsi dan Pusat, kami sudah bekerja sama terkait KTP pohon. Beberapa titik yang menjadi fokus kami adalah Jalan RE Martadinata, Hutan Kota Ahmad Yani, Cipaku, dan Siliwangi," ungkap Juniarti.
Baca Juga: Rudy Susmanto ingin Ciptakan Satu Sarjana Satu Desa mulai tahun Depan
Sebagai bagian dari komitmen Pemkot Bogor dalam menjaga keselamatan warganya, Disperumkim telah melakukan pemetaan kondisi pohon menggunakan sistem KTP pohon.
Masyarakat juga diimbau oleh Pemkot untuk selalu waspada saat terjadi hujan deras dan angin kencang, serta menghindari lokasi-lokasi berisiko, seperti berteduh di bawah pohon besar atau baliho yang rawan tumbang.
Langkah-langkah proaktif ini merupakan bagian dari upaya bersama antara BPBD, Disperumkim, dan Pemkot Bogor dalam menciptakan lingkungan yang lebih aman dan mencegah potensi bencana di wilayah kota.****



.webp)
