POJOKBOGOR.id - Kepedulian Dokter Rayendra terhadap kesehatan masyarakat Kota Bogor begitu tinggi. Hal itu terlihat dari salah satu masyarakat yang mengalami luka kulit yang cukup parah di bagian kakinya.

Dokter Rayendra yang melihat luka warga tersebut pun langsung menghampiri dan mendatangi warga tersebut yang diketahui bernama Prasetno.

Dokter Rayendra pun menanyakan ke warga tersebut sejak kapan luka kulit tersebut menempel di tubuhnya.

Warga tersebut pun menjawab bahwa lukanya tersebut sudah lama ada di tubuhnya.

Baca Juga: Kujang Fresh: Inovasi Baru Perumda PPJ Kota Bogor untuk Tingkatkan Pendapatan

"Ini mah bukan parantieun (Kegunaan) puskesmas, ini mah harus ke dokter bedah," saran Dokter Rayendra kepada warga tersebut.

Dokter Rayendra yang memang spesialis dan juga pejuang kesehatan pun bertanya ke warga tersebut kapan dirinya pergi ke dokter.

"Tahun kemarin," ucap warga.

"Jadi udah lama engga ke dokter," tanya dokter rayendra lagi," tanya Dokter Rayendra.

"Iya" kata warga lagi.

Warga tersebut juga mengungkap dirinya pernah melakukan operasi.

Baca Juga: Pemkot Bogor Luncurkan JDIH 5.0, Akses Hukum Kini di Ujung Jari!

Dokter pun langsung menyarankan ke warga tersebut setelah operasi harusnya ditutup.

"Jadi ini harus di bawa ke rumah sakit ke dokter bedah kalau engga sembuh sembuh takut infeksi. Kalau engga sembuh-sembuh nanti di nutup kulit dari paha," tandas Dokter Rayendra.

Untuk diketahui keluhan warga yang mengalami luka kulit di dapat ketika dokter Rayendra mengadakan ngariung sehat di wilayah Ngariung Sehat di Kelurahan Mulyaharja, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, pada Minggu 21 Juli 2024 silam.

Sudah lebih 400 titik di Kota Bogor yang telah dikunjungi Dr Rayendra dalam kegiatan Ngariung Sehat bersama Dr Rayendra.

Ngariung Sehat sendiri bertujuan memberikan edukasi dan motivasi kepada seluruh masyarakat agar senantiasa melakukan hidup sehat agar terhindar dari segala penyakit.

Tak hanya itu, Ngariung Sehat sendiri sebagai ajang mendengarkan beberapa persoalan yang ada di Kota Bogor dalam kegiatan Ngariung Sehat.***