POJOKBOGOR.id - Maraknya kasus kenakalan remaja di Kota Bogor menjadi masalah yang belum berhasil diselesaikan.

Terlebih, mencuatnya kasus tawuran dan kekerasan remaja belum sepenuhnya diselesaikan Pemerintah Kota Bogor beberapa tahun terakhir.

Menyikapi itu, Dokter Rayendra "jemput bola". Ia yang juga Ketua Komite SMAN 3 Kota Bogor bergerak cepat memberi edukasi langsung pada remaja demi mencegah bertambahnya kasus kenakalan remaja.

Di depan ratusan siswa SMAN 3 Kota Bogor, dokter yang juga doktor jebolan S3 IPB University itu berupaya menumbuhkan kesadaran akan pentingnya akhlak.

Baca Juga: Dinkes Siapkan Layanan Kesehatan di Rest Area Gunung Mas

Ia menekankan bahwa segala hal yang dilakukan hari ini akan berpengaruh pada masa depan.

"Kita perlu pahami, bahwa segala yang kita perbuat hari ini akan berpengaruh pada masa depan. Berjanjilah, lakukan yang terbaik untuk hari ini demi mewarisi masa depan cemerlang," ujar Dokter Rayendra pada sesi materi Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di Aula SMAN 3 Kota Bogor, Senin (15/7/2024).

Pemaparan Dokter Rayendra yang penuh motivasi diiringi gemuruh tepuk tangan peserta. Mereka asyik menyimak dan merasa terdorong dengan pemaparan materi Dokter Rayendra.

Rayendra yang juga berpengalaman mengabdi 15 tahun sebagai Dosen UIN Syarif Hidayatullah, Jakarta, sesekali melempar guyonan.

Ratusan siswa turut terbahak diikuti riuh tepuk tangan. Mereka menilai penyampaian Dokter Rayendra asyik, tak membosankan sekaligus menginspirasi.

Baca Juga: Perumda Pasar Tohaga Gelar Turnamen Panco, dari Sekuriti Sampai Kuli Panggul Boleh Ikut

Tak berhenti di sana, Dokter Rayendra menegaskan komitmennya dengan menandatangani spanduk kampanye bertuliskan "Stop Kekerasan Fisik, Perundungan, Kekerasan Seksual, Diskriminasi, Intoleransi dan Kebijakan yang Mengandung Kekerasan".

Bergeraknya Dokter Rayendra membuktikan keseriusan menuntaskan masalah kenakalan remaja di Kota Bogor.

Ia bertekad terus konsisten turun ke masyarakat serta generasi muda demi melahirkan budaya jangka panjang di Kota Bogor.***